Pentingnya membuat anggaran pada UKM yang baru berdiri
Pentingnya membuat anggaran pada UKM yang baru berdiri (Ilustrasi/pixabay)

Pentingnya pembuatan anggaran pada UKM yang baru berdiri dan memiliki sumber daya terbatas

326 views

Ada dua pilihan bagi para calon pengusaha kecil atau dikenal dengan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memulai usahanya, apakah akan secara konsisten berkesinambungan menjalankan usahanya atau hanya coba-coba untuk mencari pengalaman walaupun pada dasarnya niat mereka ialah mencari keuntungan dan tidak menginginkan kerugian.

Harusnya, tidak ada yang namanya coba-coba bagi enterpreuneur UKM karena biasanya mereka memiliki dana yang terbatas dan belum berpengalaman terjun di bisnis (pada kasus lain pelaku berpengalaman pada bidang usaha lain) sehingga dari yang terbatas itu tidak hilang begitu saja untuk melaksanakan niatnya mencari keuntungan. Dari awal mereka harus melakukan suatu perencanaan ke masa depan dengan memanfaatkan keterbatasan yang ada secara tepat dan matang. Perencanaan tersebut dinamakan anggaran.

Pentingnya membuat anggaran pada UKM yang baru berdiri
Pentingnya membuat anggaran pada UKM yang baru berdiri (Ilustrasi/pixabay)

Bisnis sekecil apapun pasti memerlukan sumber daya, baik keuangan, tenaga dan infrastuktur atau tempat usaha. Semua sumber daya di atas harus dikoordinasikan dengan menyusun suatu rencana yang dinamakan anggaran. Banyak pengertian anggaran dalam Ilmu Akuntansi, tetapi dapat disimpulkan sebagai rencana operasional keuangan tentang pengeluaran-pengeluaran dan pendapatan-pendapatan yang akan datang dengan menggunakan data dan informasi yang dimiliki saat ini. Sedangkan fungsi anggaran ialah sebagai alat perencanaan, alat koordinasi dan alat pengendalian.

Sebagai alat perencanaan, pelaku UKM harus menetapkan target usaha dan potensi penyerapan hasil usaha oleh konsumen berdasarkan keadaan pasar saat ini. Apakah masih ada peluang atau sudah mengalami kejenuhan. Dari sini akan timbul kepastian dan keberanian menjalankan usaha.

Sebagai alat koordinasi, pelaku UKM harus memadukan dan menyeimbangkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mencapai target usaha yang sudah ditetapkan.

Sebagai alat pengendalian, pelaku UKM harus mengadakan observasi atau pengamatan secara fisik dari setiap kegiatan dalam perusahaan termasuk tingkah laku para karyawannya apakah sudah sesuai dengan aturan dan memeriksa data-data historis seperti data penjualan, data produksi, biaya produksi dan lain-lain sebagai dasar pencapaian target usaha.

Apabila pelaku UKM sudah melakukan kegiatan-kegiatan di atas berarti dia telah konsisten menjalankan bisnisnya karena telah menetapkan tujuan berdirinya perusahaan, menjaganya dengan target-target yang harus dicapai dan menciptakan kehati-hatian menjalankan usaha berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan.

Penulis berharap mudah-mudahan bisa mengilhami dan membuat pelaku UKM serius dalam menjalankan usahanya dari awal dengan membuat perencanaan yang matang tidak hanya mencoba-coba karena sumber daya yang dimiliki terbatas dan mungkin tidak ada kesempatan lagi jika gagal di usaha yang pertama.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- Cara buat rencana anggaran keuangan untuk perusahaan yang baru berdiri