Kapitalisasi beban bunga
Kapitalisasi beban bunga (Ilustrasi/cmswire.com)

Kapitalisasi beban bunga pada aktiva tetap yang dibangun sendiri

2,719 views

Sering ditemukan adanya ketidaksepakatan antara pihak dalam manajemen untuk menentukan metode atau cara pembebanan biaya bunga yang timbul akibat pinjaman yang dipergunakan untuk membuat atau membangun sendiri aktiva tetap perusahaan. Biasanya akan timbul dua kubu yang masing-masing memiliki pandangan dan alasan untuk memperlakukan beban bunga yang terjadi. Kubu manajemen pertama menginginkan beban bunga tidak boleh dikapitalisasi tetapi harus menjadi biaya selama masa konstruksi, kubu lain sebaliknya mengharuskannya dikapitalisasi sebagai penambah nilai aktiva tetap.

Kapitalisasi beban bunga
Kapitalisasi beban bunga (Ilustrasi/cmswire.com)

Sebetulnya metode manapun bisa diperlakukan asalkan penerapannya konsisten dan tidak berubah pada suatu periode tertentu. Keduanya harus memiliki prinsip yang sama yaitu bahwa suatu transaksi sebesar apapun harus timbul dan dicatat dalam pembukuan serta memiliki bukti pencatatan yang benar dan sah sebagai data historis aktiva tetap tersebut. Yang membedakan sebetulnya hanya periode pembebanan bunga yang diinginkan manajemen, apakah langsung sebagai biaya atau akan dikenakan biaya penyusutan setelah selesainya pembangunan aktiva tetap tersebut.

Secara garis besar ada beberapa alasan yang mendasari penerapan masing-masing metode :

1. Bunga yang timbul dapat dikapitalisasi.

Kapitalisasi bunga boleh asalkan dana yang digunakan memang untuk tujuan tersebut yaitu untuk membuat aktiva tetap dimaksud. Bunga merupakan biaya pembangunan yang sudah benar-benar dibayarkan. Pembebanan bunga atas dana yang tersedia apakah dari pemilik, pemegang saham atau pihak ketiga dianggap akan menimbulkan income yang belum terwujud tetapi present value asset nya sudah pasti. Kapitalisasi pasti menimbulkan pula cost yaitu biaya penyusutan yang akan mulai dihitung sejak digunakannya aktiva tetap tersebut saat telah selesai pembangunannya. Cukup fair dan berimbang.

2. Bunga yang timbul tidak dikapitalisasi tetapi menjadi biaya.

Alasan yang dikemukakan ialah bahwa bunga bukanlah biaya pembangunan melainkan beban pembelanjaan atau financial charge.
Beban pembelanjaan biasanya akan menjadi beban biaya dalam masa pengeluarannya. Apabila ditunda pengakuannya akan menimbulkan beberapa akibat, terutama dari segi pajak. Penundaan akan mengakibatkan tingginya potensi income yang tidak sebenarnya sehingga akan memperbesar jumlah pajak pendapatan yang harus dibayar perusahaan. Alasan lain bila ditunda pencatatannya sebagai biaya ialah apabila pada awal periode belum memperoleh income maka perusahaan tersebut belum mencatatkan kerugian sehingga tidak memperoleh keringanan pajak.

Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai kapitalisasi beban bunga pada aktiva tetap. Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat menambah khazanah ilmu akuntansi.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- https://www infoidebisnis com/kapitalisasi-beban-bunga-pada-aktiva-tetap-yang-dibangun-sendiri/ - beban bunga yang dikapitalisasi - biaya bunga kapitalisasi - biaya bunga yang dapat dikapitalisasi - bunga kapitalisasi aktiva tetap - kapitalisasi biaya bunga - menghitung biaya bunga dalam aktiva tetap