Bayar pajak lewat e-billing system
Bayar pajak lewat e-billing system

Bayar Pajak Lewat E-Billing System Biar Lebih Kekinian

63 views

Di jaman yang serba elektronik sekarang ini setiap orang memang dituntut untuk lebih memperkaya informasi mereka. Apabila mereka tidak mengikuti perkembangan jaman dengan memperkaya informasi maka mereka akan dibilang kuno dan tidak kekinian.

Begitu juga dengan suatu lembaga, apabila mereka tidak menerapkan atau menawarkan kemudahan kepada pelanggannya, maka pelangganpun juga akan enggan untuk mendekatinya. Hal ini mungkin telah menjawab mengapa masih banyak orang yang enggan untuk membayar pajak, yaitu salah satunya lembaga resmi penyelenggara pajak (Direktorat Jendral Pajak) tidak menawarkan kemudahan kepada pelanggannya (wajib pajak) atau tidak menutup kemungkinan masyarakat masih belum tahu keuntungan dari membayar pajak.

Bayar pajak lewat e-billing system
Bayar pajak lewat e-billing system

Sebenarnya alur keuntungan dari membayar pajak ini sendiri kembali pada kita, yaitu uang pajak yang kita bayarkan ini nanti akan kembali ke kita dalam bentuk pembangunan sarana umum seperti jalan raya, jembatan, sekolah, rumah sakit dan bahkan gaji para pegawai negeri pun juga diambilkan dari pajak yang kalian bayarkan.

Kembali ke Lembaga Pemerintah, Direktorat Jendral Pajak (DJP) yang juga dituntut untuk memberikan layanan yang memudahkan warganya. Pada tahun 2015 kemarin DJP menawarkan kemudahan membayar pajak melalui metode pembayaran elektronik dengan segala kelebihannya: cepat, mudah, nyaman dan fleksibel. Sebenarnya layanan ini sudah diuji cobakan dari tahun 2012, namun kurangnya penyuluhan yang diberikan pemerintah menjadikan masyarakat banyak yang belum tahu layanan ini dan juga beberapa kendala menjadikan penggunaan layanan ini molor hingga tahun 2016. Kabarnya tanggal 1 Januari 2016 kemarin Direktorat Jendral Pajak secara resmi memberitahukan peralihan pembayaran pajak melalui E-Billing.

Layanan yang ditawarkan DJP ini dinamai E-Billing System. Untuk mendapatkan layanan ini Anda harus melakukan registrasi melalui www.sse.pajak.go.id . Pendaftaran dilakukan dengan menekan tombol “Daftar Baru” lalu mengisi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), alamat, email, dan user name. Setelah data sudah disimpan lanjutkan dengan mengecek email Anda untuk melakukan aktivasi akun dan ikuti petunjuk selanjutnya. Untuk menggunakan layanan ini langkah selanjutnya login akun anda dengan user ID dan PIN yang dikirim ke email Anda. Setelah login isilah semua data yang diminta lalu klik “Simpan” dan “OK”. Selanjutnya klik “Terbitkan Kode Billing” jika data yang diisi sudah sesuai. Kode billing yang muncul kemudian akan tersimpan dalam bentuk format .pdf dan sudah dapat dicetak, dilansir dari Pajak, Kamis (29/10/2015).

Dengan kode billing yang Anda cetak tadi, Anda sudah dapat membayar pajak melalui kantor pos atau bank, sayangnya saat ini bank yang sudah bekerjasama dengan pemerintah masih hanya Bank Mandiri saja, jadi pembayaran pajak ini tidak bisa dibayarkan di Bank selain Mandiri. Untuk bukti pembayarannya, Wajib Pajak akan menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) berupa Dokumen BPN apabila Anda membayar lewat teller dan berupa struk ATM apabila Anda membayarnya lewat ATM. Saran saya agar lebih aman untuk membayar pajak Anda lewat teller saja, hal ini menghindari apabila ATM kehabisan struk tanda bukti dan juga karena selain itu lebih aman dan bisa dipertanggungjawabkan.

data-ad-format="link">