Jualan online gratis ongkos kirim
Jualan online gratis ongkos kirim (Ilustrasi/Shutterstock)

Anggota Komisi VI DPR RI Mendukung Bisnis “Online”, dengan Meminta Pemerintah Gratiskan Ongkos Kirim

4 views

Anggota Komisi VI DPR RI Mendukung Bisnis “Online”, dengan Meminta Pemerintah Gratiskan Ongkos Kirim – Salah satu kendala jualan online ialah ongkos kirim yang telalu mahal. Ini saya rasakan, apalagi jika mengirim barang cairan, bisa sampai 2 kali lipat ongkos kirimnya. Hal inilah yang membuat bisnis online (Jualan online) menjadi kurang lancar, sementara kita hendak memangkas ongkos kirimnya, berarti memangkas keuntungan, sementara ongkos kirim sebenarnya tidak dipangkas. Mungkin kendala ini tidak terasa bagi mereka yang sudah banyak pelanggan, atau mereka yang jualan online dan juga punya cargo sendiri. Atau mungkin ini tidak menjadi kendala jika pemerintah membantu kami dengan menggratiskan ongkos kirim via Pos misalnya. Hal ini seperti diungkapkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB M Nasim Khan.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB M Nasim Khan menyatakan, pertumbuhan jual beli online sangat mengagumkan. Bisnis online terus tumbuh di saat pertumbuhan ekonomi melemah.

“Ini harus diapresiasi. Kami minta negara ikut menjamin transaksi online itu aman. Itu saja sudah cukup membantu mereka berjualan,” kata Nasim dalam rapat kerja bersama Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, di gedung Parlemen, Rabu malam (19/8/2015).

Jualan online gratis ongkos kirim
Jualan online gratis ongkos kirim (Ilustrasi/Shutterstock)

Nasim menuturkan, jual beli online melibatkan ribuan orang bisa makan tanpa bantuan negara. Pelaku bisnis online berkreasi dan mencari pasar sendiri. Mereka membuat jaringan di media sosial sendiri.

Keuntungan dari bisnis online, menurut Nasim, banyak produk yang tidak bisa difasilitasi pemerintah, bisa dipasarkan sendiri oleh para pelaku bisnis dan laku keras. Hal ini menurut dia juga tidak lepas dari perkembangan teknologi smartphone.

“Ini harus kita apresiasi dan dorong terus. Negara harus terlibat intensif agar mereka terus maju,” sambung Nasim.

Dengan pemasaran yang dilakukan sendiri oleh para pelaku ini, pemerintah bisa menghemat anggaran untuk membangun pasar yang mahal. Dengan demikian sebetulnya APBN masih punya cukup ruang untuk ikut mempromosikan bisnis online.

“Apalagi jika pemerintah bisa menggratiskan biaya kirim, misalnya jika kirim via PT Pos gratis dan membantu promosi jual beli online ini,” ujar Nasim.

Lebih lanjut dia bilang, jual beli online juga ikut menumbuhkan industri rumah tangga. Kerajinan, pakaian, batik, akik, karya seni, desain grafis, dan lain-lain. Berkat menjamurnya bisnis online, produk-produk tersebut menjadi incaran bahkan sampai mancanegara. (Sumber: Kompas.com)

Demikianlah Anggota Komisi VI DPR RI Mendukung Bisnis “Online”, dengan Meminta Pemerintah Gratiskan Ongkos Kirim, semoga bisa terealisasi. Jika ini terealisasi, saya dan banyak teman senasib, yang tidak bisa kerja kantoran bisa menafkahi anak istri, dan mungkin bisa membantu pemerintah mengurangi angka kemiskinan 🙂 Bagaimana menurut Anda para pebisnis online?

data-ad-format="link">

Seorang blogger, dan internet marketer. Pernah bergelut di bisnis konvensional selama 9 tahun, dan resign menjadi pebisnis online sejak November 2015