Tips berinvestasi emas
Tips berinvestasi emas (Ilustrasi/pixabay)

8 Tips Menggunakan Emas Untuk Investasi

656 views

Berinvestasi sangat diperlukan untuk meningkatkan stabilitas keuangan. Sekarang tersedia beragam pilihan investasi sehingga kita bisa lebih leluasa menentukan mana jenis investasi yang cocok dengan kita. Salah satu model investasi yang cukup banyak peminatnya di negara kita ialah investasi emas.

Kenapa harus investasi emas? Berbagai hal yang melatarbelakangi mengapa seseorang menjatuhkan pilihan pada investasi emas. Namun, alasan utama yang familiar yaitu disebabkan emas tidak terpengaruh oleh inflasi. Ya, bisa dikatakan investasi emas lumayan bisa dikendalikan.

Tips berinvestasi emas
Tips berinvestasi emas (Ilustrasi/pixabay)

Investasi emas tidak hanya diminati oleh laki-laki tetapi juga ibu-ibu rumah tangga. Bahkan beberapa anak muda sudah mulai melirik dan menggelutinya. Cara investasi emas lumayan sederhana, tidak seperti mendirikan sebuah usaha. Modal utamanya ialah lihat dan jeli dalam melihat pergerakan pasar. Menangkap peluang dengan tepat dan cepat mutlak harus dimiliki jika ingin sukses dalam investasi ini.

Jika kamu memiliki uang tabungan dan bermaksud untuk investasi emas ini, sebaiknya juga tidak buru-buru. Paling tidak, kamu harus punya pengetahuan dasar. Nah, berikut beberapa informasi penting terkait investasi emas :

8 Tips Menggunakan Emas Untuk Investasi

  1. Emas batangan atau perhiasan?

Emas yang merupakan salah satu jenis dari logam mulia memiliki bentuk beragam. Seperti yang biasa kita lihat, emas lebih sering ditemukan dalam bentuk perhiasan berupa cincin, kalung, liontin dan sebagainya. Namun, Perhiasan emas tersebut juga bisa dijadikan investasi. Tak sedikit ibu-ibu yang membeli cincin pada awalnya hanya untuk style dan asesoris tetapi malah tergiur bisnis di saat melihat kesempatan yang bagus.

Pada umumnya, orang yang telah berpengalaman investasi emas, lebih menggunakan emas batangan. Alasannya, harga emas batangan tidak mudah turun dan biaya potongannya cenderung lebih kecil dibanding emas perhiasan. Ketika menjual emas dalam bentuk perhiasan, lumayan dana yang terpotong. Jika kamu seorang pemula dan memiliki beberapa perhiasan, juga tidak ada salahnya mencoba. Kalau bagus dan dapat pengalaman, baru kemudian naik dengan jumlah yang lebih tinggi.

2. Beli pada saat harga turun dan jual pada saat harga naik

Ini merupakan prinsip umum yang berlaku dan harus dipegang erat. Sebab, keuntungan dari investasi emas didapat ketika harga emas naik. Berarti, tidak ada keuntungan kalau harga emas saat itu sama dengan harga emas waktu membeli. Merugi kalau harga emas sekarang turun atau lebih rendah dari harga emas pada saat membeli dulu.

Keuntungan yang didapat ialah kelebihan uang hasil penjualan selisih harga beli dengan harga jual. Mungkin kamu heran melihat orang yang memborong dan berbondong-bondong ke toko emas ketika harga emas turun. Ini disebabkan karena mereka ingin menumpuk emas sebanyak-banyaknya mumpung harga murah.

Emas tersebut akan disimpan dalam waktu tertentu. Nanti setelah harga emas naik tinggi, emas tersebut akan dikeluarkan dan dijual. Pada saat inilah hasil investasi emas dirasakan dan dinikmati. Memang sih, investasi ini seperti musiman dan tidak pasti.

Sebagian orang menyebutnya spekulatif. Daripada emas kamu menganggur, tidak ada salahnya bukan juga diniatkan investasi kalau ada peluang di depan mata. Kalau harga rendah, ya tetap saja dipakai sebagai perhiasan. Tidak ada ruginya tapi malah untung kalau bisa memanfaatkan kesempatan.

3. Gadaikan dan jadikan modal usaha

Bagi kamu yang memiliki beberapa emas perhiasan dan batangan tapi kemudian bermaksud untuk membuat sebuah bisnis serta terkendala modal. Kamu bisa menggadaikan emas tersebut di pegadaian baik khusus tempat gadai atau bank-bank yang menerima layanan gadai.

Sebaiknya tahan diri. Daripada menjual emas, mendingan menggadaikan emas. Kalau suatu saat harga emas melonjak tinggi, kamu bisa mengambil emas di pegadaian dan menjualnya. Untungpun didapat. Kelebihan lain dari menggadaikan emas ialah biaya administrasi dan potongan yang dikenakan ketika menggadaikan emas cenderung lebih murah dibanding mengambil kredit. Kamu juga tidak harus membayar cicilan setiap bulan sehingga modal bisa kamu putarkan secara utuh. Ya, memang ada juga risiko kehilangan emas kalau ternyata bisnis yang dirintis gagal.

4. Simpan di tempat yang aman

Kalau membeli emas untuk maksud investasi tapi tidak untuk digadaikan, hanya untuk disimpan sendiri di rumah. Sebaiknya, letakkan emas di tempat yang aman. Jangan di lokasi yang mudah ditemukan dan tidak mencolok.

Jika berbentuk perhiasan, juga hindari memakainya dalam jumlah banyak. Nanti malah akan mengundang orang tak bertanggung jawab mengambil emas kamu. Mungkin awalnya orang tidak ada niat untuk melakukan kejahatan tetapi karena ada kesempatan di depan mata dan terdorong kebutuhan yang mendesak, bisa saja reflek melakukan tindakan kejahatan.

Bagaimanapun selalu ada kemungkinan terjadinya kejahatan dan penipuan di mana-mana. Emas merupakan salah satu benda yang kerap dicuri dan dirampas baik melalui jambret di jalanan atau memang maling langsung masuk rumah. Waspadalah dan simpan di tempat yang aman.

5. Langsung tanpa perantara

Akhir-akhir ini juga bermunculan pihak-pihak yang menjadi makelar dalam jual beli emas. Tidak ada sebaik kamu melakukan transaksi secara langsung sendiri. Apabila dilakukan dengan bantuan perantara ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama, kalau makelar professional, maka komisi kamu akan terpotong. Dengan kata lain, kamu akan berbagi keuntungan sebab dia telah membantu kamu dalam melancarkan transaksi. Jika kamu melakukan transaksi langsung, semua keuntungan masuk ke saku dan tidak dibagi.

6. Jual beli di toko terpercaya

Hal yang harus diingat ialah beli dan juallah emas di toko yang terpercaya. Sebaiknya, menjual emas di toko di mana kamu membeli. Terkadang kalau kamu membeli di toko A dan menjual di toko B malah dikenakan biaya potongan tinggi.

Selanjutnya, pada awal membeli harus jelas dan pasti berapa kadar emasnya. Memang secara kasat mata, umumnya emas berwarna kuning tetapi kandungan emasnya juga beragam. Untuk menghindari berbagai kemungkinan terburuk nantinya, simpan juga nota pembelian dengan baik. Kalau nota hilang nanti harga emas kamu akan jatuh dan dibanting.

7. Membeli emas bersertifikat

Perhatikan dan teliti apakah emas berbentuk batangan dijual oleh pedagang emas tersebut ada sertifikatnya. Tidak semua penjual yang memperjualbelikan emas bersertifikat. Milikilah emas dengan sertifikat asli sehingga jika terjadi sesuatu, kamu memiliki surat kepemilikan yang jelas terutama kalau kamu memiliki emas dalam jumlah banyak.

Jangan mudah tergiur membeli emas dengan harga murah tetapi tidak ada sertifikat dan notanya, bisa saja itu emas hasil curian. Murah tidak selalu lebih baik dan membawa untung. Hati-hatilah dengan mindset mendapatkan sesuatu yang berharga dengan pengorbanan yang sedikit.

8. Membeli dalam jumlah banyak

Dalam beberapa situasi dan kondisi, lebih menguntungkan kalau membeli emas sekaligus dalam jumlah yang banyak. Biasanya akan ada potongan harga dan lebih murah dibanding membeli dalam jumlah sedikit tapi beberapa kali. Dalam investasi emas, harga memang sangat diperhatikan. Selisih yang sedikit tetap harus diperjuangkan.

Setiap bisnis memang membutuhkan proses, termasuk dalam investasi emas ini. Kamu membutuhkan perencanaan dan pertimbangan yang matang sebelum memulainya. Nah, semoga bermanfaat ya.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- Investasi apa buat laki laki - melihat emas yang sudah terpotong