Tips berhenti jadi karyawan dan memulai wirausaha
Tips berhenti jadi karyawan dan memulai wirausaha (Ilustrasi)

7 Tips Berhenti Menjadi Karyawan Dan Memulai Berwirausaha

2,497 views

7 Tips Berhenti Menjadi Karyawan Dan Memulai Berwirausaha – Menjadi karyawan dengan gaji tinggi sering kali dibandingkan dengan menjadi bos di perusahaan kecil, itulah pandangan yang sering kali berada dibenak kita ketika menjadi karyawan yang selalu akan merepotkan kehidupan pribadi kita, meninggalkan keluarga dan jarang sekali bersantai karena terlalu banyaknya waktu yang akan terbuang untuk keluarga dibandingkan dengan membereskan berbagai masalah dan tugas pekerjaan sebuah perusahaan di tempat kita bekerja.

Jika kita sadari sebenarnya sebuah Perusahaan dahulunya adalah perusahaan kecil yang lama kelamaan berubah menjadi perusahaan sukses, dimana awal omset bernilai puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan hingga akhirnya kini telah mempunyai omset bernilai miliaran bahkan triliunan rupiah, begitulah jika melihat kejelian dalam dunia bisnis yang tak ada bedanya dengan bertaruh kepada nasib dengan mengandalkan diri sendiri disertai niat untuk merubah nasib. Berikut 7 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

7 Tips Berhenti Menjadi Karyawan Dan Memulai Berwirausaha

Tips berhenti jadi karyawan dan memulai wirausaha
Tips berhenti jadi karyawan dan memulai wirausaha (Ilustrasi)
  1. Berfikir Realistis.

Saat membuat bussines plan dan merencanakan keberlanjutan bisnis tersebut marilah kita mengamati wilayah sekitar lingkungan tempat kita berada, di kantor maupun di rumah. Sering kali kita menemukan beberapa contoh bisnis yang sudah berjalan untuk menjadi salah satu contoh bussines plan anda. Lalu pelajari. Bila Anda tak mengerti dan menemukan contoh perusahaan yang anda kehendaki mungkin bisa dicari dalam penelusuran internet anda, dan apakah itu relevan jika diterapkan di sekitar target masyarakat yang menjadi domisili perusahaan yang akan anda ciptakan.

2. Hargailah waktu

Pernahkah anda mendengar bahwa waktu adalah suatu hal yang tidak bisa dibeli, jika anda seorang pekerja keras, maka anda akan merasa tahu apakah fungsi waktu dalam hidup anda saat ini. Dan apabila anda bukanlah pekerja keras, tidak suka lembur, dan sangat sulit melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukanlah profesi yang tepat untuk pilihan hidup Anda.

Menghargai waktu sebenarnya dapat diartikan dengan berinvestasi karena investasi waktu akan dlakukan dengan kerja keras dimana setiap laba yang diperoleh dari menghargai waktu akan sangat berarti untuk hidup anda di masa depan. Jika anda orang yang pintar cobalah anda hargai berapakah waktu hidup anda selama satu menit, misalnya Rp 10.000,- cobalah anda hargai waktu anda berapakah nilai investasi waktu anda selama satu jam, dan apakah kemudian waktu anda bermanfaat untuk kehidupan anda di masa mendatang. Jadi untuk apalagi anda bermalas-malasan dan membuang satu jam waktu anda untuk hanya sekedar memikirkan hal-hal yang kurang bermanfaat untuk investasi masa depan anda.

3. Jujur.

Dalam membangun sebuah perusahaan dengan memulai dari awal untuk membentuk jaringan bisnis. Tentu saja, kita membuat sebuah nilai kejujuran untuk membuat pondasi perusahaan bisnis yang akan kita ciptakan untuk mengokohkan sebuah bisnis karena sama halnya seperti bangunan, semakin kokoh pondasi maka akan semakin sulit roboh sebuah bangunan, seperti itulah posisi kejujuran dalam sebuah bisnis dimana ketika kita menjual barang maka barang tersebut harus kita jelaskan kelebihannya, bukan kita jelaskan posisi harganya Karena manfaat sebuah barang akan diikuti oleh harga yang seimbang. Sementara itu dalam memulai usaha memang kita akan menemukan sebuah kekhawatiran akan pasar dan apakah pasar akan mampu menghargai usaha kita, bahkan tidak sedkit pengusaha pemula yang frustasi akan hasil pemasaran barang dagangannya. Tapi, jika Anda bersaing pada harga, maka pada akhirnya barang anda akan terjual dengan laba yang tipis bahkan bisa dibawah modal karena sebuah kesalahan penempatan harga yang seharusnya bisa dikomunikasikan dengan baik dan jujur sehingga produk barang dagangan anda memiliki nilai yang lebih tinggi di pasaran.

4. Meminimalisir Risiko.

Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalankan usaha seperti halnya menyewa sebuah toko, membayar llistrik, asuransi semua karyawan, harga peralatan kantor yang menjadi angka dasar cash flow sebuah perusahaan dalam setahun pertama pembukaan perusahaan sehingga meminimalisir kesalahan di kemudian hari ketika usaha telah berjalan.

5. Menggunakan Teknologi Terbaru.

Pemakaian teknologi terbaru sangatlah menjadi salah satu prioritas sebagai perusahaan baru, seperti aplikasi dan penyimpanan data dengan cloud technology akan sangat murah dan memudahkan perusahaan kecil dalam persaingan di pasaran dengan berbagai alat pemasaran di era teknologi yang semakin pesat saat ini.

6. Menjaga komunikasi dengan semua elemen bisnis.

Dalam usaha yang akan anda jalani pasti tidak hanya ada pelanggan tetapi akan banyak hal yang akan menjadi elemen atau bagian terpenting dalam usaha anda semisal ada vendor dan supplier dalam sebuah toko maka yang harus dilakukan adalah menjaga komunikasi dengan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Karena bisa saja Mereka memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume pemesanan anda dan mempengaruhi hasil produksi anda di masa mendatang. Menjaga komunikasi merupakan salah satu cara menjaga hubungan baik yang membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis sehingga vendor merasa nyaman dengan pelayanan yang ada Karena selalu dikomunikasikan perihal kecil dalam kesalahan perusahaan anda yang mungkin saja bisa terjadi.

7. Menjual Pelayanan.

Dlalam melakukan bisnis niat adalah hal yang utama sehingga dalam melakukannya anda tidak boleh setengah-setengah. Jika diibaratkan pekerjaan itu sangatlah penting untuk tahap usaha anda sehingga setiap hal yang Anda lakukan pada klien haruslah perlakuan yang terbaik sehingga klien puas dan kembali memakai jasa atau produk anda. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar dengan cepat sehingga pelayanan terhadap customer menjadi hal nomor satu dalam sebuah usaha.

Demikianlah 7 Tips Berhenti Menjadi Karyawan Dan Memulai Berwirausaha, semoga bermanfaat.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- berhenti jadi karyawan - jadi karyawan atau usaha sendiri - nasib jadi karyawan - usaha sendiri atau jadi karyawan - berhenti jadi ka - berhenti jadi karyawan memulai usaha - ingin berhenti - ingin berhenti jadi karyawan - yang harus dilakukan jika berhenti menjadi karyawan - keluar dari kerjaan dan mulai bisnis
Kontributor Infoidebisnis.com Banyuwangi