Mengatur keuangan rumah tangga
Mengatur keuangan rumah tangga (Ilustrasi/Pixabay)

7 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Dalam Rumah Tangga

858 views

7 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Dalam Rumah Tangga – Ketika sudah memasuki ranah pernikahan cara hidup seseorang akan berbeda. Baik secara kebiasaan hidup maupun secara finansial. Dimana, seorang suami harus bisa menafkahi istri dan anak-anaknya kelak. Sementara sang istri harus mampu mengelola keuangan rumah tangga dengan baik dan benar. Semakin bertambahnya hari, harga kebutuhan semakin mahal padahal kita memerlukannya setiap hari, belum lagi biaya sekolah anak dan banyak kebutuhan lainnya.

Bagaimana cara membagi nafkah yang diberikan sang suami? Memerlukan ketelitian dan ilmu hemat dalam hal ini. Jika tidak sebesar apapun penghasilannya, tetapi masih saja merasa kurang bahkan sampai hutang tetangga. Kalau ditambah hutang pasti urusannya malah ribet, sudah penghasilan kurang, masih harus membayar hutang lagi. Terlihat rumit ya saat anda membayangkannya, tetapi apabila anda mau belajar pasti bisa.

Untuk mempermudah anda dalam mengatur keuangan saat sudah berumah tangga, kami merangkumkan beberapa tips yang sekiranya bermanfaat bagi anda. Simak saja ulasannya di bawah ini ya!!

7 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Dalam Rumah Tangga

Mengatur keuangan rumah tangga
Mengatur keuangan rumah tangga (Ilustrasi/Pixabay)
  1. Pelajari dan pahami semua aspek keuangan dalam keluargamu

Sebelum akhirnya anda membagi-bagi penghasilan untuk kebutuhan keluarga, sebaiknya anda perlu tahu berapa besar uang anda dan semua keperluan rumah tangga. Yang dimaksud keperluan rumah tangga yaitu mulai dari tagihan listrik, air, telepon, belanja selama sebulan, dana kesehatan, mungkin hingga biaya servis kendaraan tiap bulannya. Jangan lupa juga semua kewajiban cicilan kredit yang anda punya.

Setelah paham betul dengan pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya, anda dapat memperhitungkan berapa kisaran uang yang harus keluar. Cara itu akan menuntun anda agar hemat dalam penggunaan uang. Jadi, sayang jika harus menghambur-hamburkannya karena masih anda banyak kebutuhan yang wajib dipenuhi.

2. Buatlah perencanaan keuangan secara rinci

Anda sudah paham dengan sumber penghasilan dan berbagai pengeluaran, sekarang buatlah perencanaan keuangan kalau perlu dicatat pada sebuah buku. Aturlah pendapatanmu dalam keluarga, catatlah untuk apapun uang anda dikeluarkan. Selain itu jangan terlalu melupakan hiburan, anda juga butuh waktu memanjakan diri. Sehingga sediakanlah budget bersenang-senang baik untukmu sendiri maupun bersama suami tercinta. Dirimu jadi tidak kelelahan atau merasakan stres karena rutinitas yang membosankan. Jika beginikan adil keuangan rumah tangga aman dan keluargapun bahagia.

3. Tabunglah sebagian penghasilan anda

Sama seperti kebutuhan pokok, menabung wajib dilakukan setiap bulannya. Tabungan merupakan dana yang bermanfaat untuk masa depan anda dan keluarga kelak. Rasakanlah dengan mempunyai tabungan, hati akan lebih aman serta keadaan keuangan stabil. Sisihkan terlebih dahulu uang tabungan setelah anda baru menerima penghasilan. Sehingga, uang untuk menabung selalu terpenuhi bila dibandingkan kamu menyisihkan uang tabungan setelah dikurang semua kebutuhan. Bisa saja, uang tersebut tidak sisa dan akhirnya tabungan kosong.

Tabungan akan membantumu ketika diri anda sedang sangat membutuhkan sesuatu yang harganya cukup mahal. Seperti, ketika anda ingin membangun sebuah toko pasti memerlukan dana yang tak sedikit, nah bisa gunakan uang tabungan untuk mengurusnya. Tabungan memang wajib dimanfaatkan untuk hal yang membuat diri anda berkembang, apalagi yang berhubungan dengan investasi.

4. Bedakanlah antara keinginan dan kebutuhan

Keinginan, mungkin anda ingin membeli sesuatu karena melihat temanmu memilikinya, bila tidak mendapatkannya dapat tak mempengaruhi kegiatan sehari-hari, misalnya mobil mewah padahal sudah punya mobil, sepatu merek internasional, dan lain-lain. Sedangkan kebutuhan, anda harus membelinya karena sangat diperlukan untuk menunjang pekerjaan atau yang lainnya, bila tidak mendapatkannya dapat mempengaruhi kegiatan sehari-hari, contoh beras, keperluan kantor, dan lain-lain.

Keinginan dan kebutuhan nampak mirip, tetapi sebenarnya tidak, karena mempunyai pengertian yang berbeda. Anda perlu tahu secara pasti apa yang anda rasakan, apakah keinginan ataukah kebutuhan. Ketika sudah tahu antara keinginan dan kebutuhan maka, dahulukanlah untuk memenuhi kebutuhan daripada keinginan. Sebab, kebutuhan yang lebih penting untuk kelangsungan hidup anda baik dalam keluarga maupun urusan pekerjaan. Keinginan bisa dikesampingkan dululah, nunggu uang sisa bulanan atau saat mendapatkan bonus, efektifkan!

5. Sebisa mungkin hindari hutang

Jangan sekali-kali kenal apalagi mengambil hutang, bisa membuat anda ketagihan nantinya. Selain hutang, kalau bisa hindari juga memanfaatkan kartu kredit. Anda akan mendapatkan kemudahan pembayaran ketika berbelanja, tetapi kartu kredit sering melupakan penggunanya yang menjadi lebih konsumtif. Hal ini tentu membuat sistem keuangan keluarga anda buruk.

Ingat walau mempunyai kartu kredit akhirnya anda tetap membayar tagihan belanjaan. Perhatikan jumlah struk belanjaan, masukkan ke daftar pengeluaran anda jangan sampai kelewat batas. Bukannya kartu kredit tak boleh dimiliki, tapi gunakanlah kartu kredit secara baik dan lebih hati-hati.

6. Tentukan target keuangan jangka panjang

Tentukan cita-cita yang ingin anda capai di masa depan sejak sekarang. Hal ini dilakukan agar anda terhindar dari keborosan karena fokus anda sudah tertuju pada rencana jangka panjang tersebut. Misalnya, 10 tahun kemudian anda harus sudah mampu berwirausaha, memiliki rumah lagi dan lainnya. Target ini bisa membuat anda berpikir ulang menghabiskan uang untuk sesuatu yang kurang berguna. Atau anda semakin termotivasi supaya lebih rajin lagi dalam bekerja.

7. Berinvetasilah

Selain menabung, anda juga perlu investasi. Investasi akan menambah pendapatan dan membantu anda jika terjadi PHK atau kesulitan keuangan. Mulailah berinvestasi, seperti membeli emas, bermain saham, mengikuti trading, membeli properti, dan masih banyak program invetasi lain. Pilihlah program investasi berdasarkan isi dompetmu dan pastinya yang menguntungkan. Hati-hati juga terhadap penipuan, pilih perusahaan yang jelas terpercaya pula.

Mengatur keuangan dalam rumah tangga pasti lebih sulit bila dibandingkan mengelola keuangan sendiri. Yakinlah kalau dirimu mampu melakukan hal itu, apalgi sudah kami siapkan panduannya, tentu lebih mudah lagi.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- cara menjatah keuangan istri - ilmu mengatir rumah tangga - Kiat kelola keuangan keluarga untuk investasi - lebih penting menabung atau memenuhi kebutuhan istri?
Seorang blogger, dan internet marketer. Pernah bergelut di bisnis konvensional selama 9 tahun, dan resign menjadi pebisnis online sejak November 2015