Kesalahan mengatur keuangan
Kesalahan mengatur keuangan (Ilustrasi/pixabay)

7 Kebiasaan Salah Dalam Mengatur Keuangan di Umur 20-an

239 views

7 Kebiasaan Salah Dalam Mengatur Keuangan di Umur 20-an – Umur 20-an merupakan masa transisi dimana remaja harus bisa menjadi sosok yang dewasa. Yang biasanya hanya memikirkan kesenangan diri sendiri, melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang dan lebih banyak menggunakan otot daripada otak. Yah, itulah remaja semaunya sendiri dan sulit dikendalikan. Terlebih lagi saat berusia 20-25 tahun seseorang akan merasa lebih dewasa, tidak lagi mengenakan baju abu-abu, serta merasa bisa mengurus diri sendiri.

Banyak kesalahan yang bisa dilakukan pada umur 20-an apabila kita tidak hati-hati dalam mengatur diri. Sifat sok dewasa akan mengalahkan nasehat orang tua sehingga terkadang kita tak mau mengikuti perintahnya padahal itu baik untuk masa depan. Sebenarnya di umur 20-an kita harus mendengarkan banyak nasehat, cerita pengalaman orang lain supaya hidup kita di masa depan menjadi lebih baik lagi.

Di umur 20-an tanpa disadari terkadang kita banyak melakukan kesalahan termasuk salah mengambil sikap karena terlalu emosi maupun salah dalam memanfaatkan uang yang dimiliki. Biasanya kita berpikir ini uang kita, suka-suka untuk berbuat apa, butuh hiburan dan makan enak turuti saja, toh nantinya akan gajian lagikan? Padahal tidak semudah itu, di umur yang masih muda ini kita perlu mengatur keuangan dengan baik, sehingga tidak menyesal nantinya.

Ingat, anda pasti ingin menikah, punya anak, punya rumah sendiri, punya mobil dan lainnya, semua itu membutuhkan uang yang tidak sedikit. Maka, sejak dini kita harus bisa mengurus keuangan dengan baik dan benar. Apabila masih bingung bagaimana cara mengatur keuangan di umur 20-an simaklah uraian kami dibawah ini :

7 Kebiasaan Salah Dalam Mengatur Keuangan di Umur 20-an

Kesalahan mengatur keuangan
Kesalahan mengatur keuangan (Ilustrasi/pixabay)
  1. Menggunakan uang hanya untuk bersenang-senang

Kita yang masih muda sangat senang dengan kumpul bersama teman, pergi makan di restoran mahal maupun belanja pakaian, tas, sepatu di mall. Yah, kita sering membelanjakan uang karena menuruti kesenangan hati saja, tanpa memikirkan kebutuhan lainnya. Mulai sekarang, hindari berbelanja jika sedang mengalami hari yang buruk, sebab membuat perasaan lebih baik hanya sementara saja. Jadi, percuma uang sudah habis untuk belanja, tetapi perasaan buruk dapat kembali lagi. Jangan lampiaskan kekesalan dengan belanja, lebih baik dengan membuat karya tangan atau hal yang berguna lainnya. Sebaiknya uang yang kita miliki sebagian disisihkan untuk menabung.

2. Tidak mempunyai tabungan darurat

Ketika kita sudah mempunyai cukup uang di bank serta beberapa uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, kita pasti sudah merasa puas. Tetapi, saat terjadi sesuatu yang darurat seperti kecopetan di jalan, dengan terpaksa uang tabungan dipakai untuk mengganti kerugian tersebut. Sehingga mau tidak mau kita wajib menyediakan tabungan darurat agar uang tabungan utama tidak terpakai untuk kepentingan darurat. Sebab, uang tabungan utama mungkin kita siapkan untuk rencana besar di masa depan, jadi jangan pernah diambil sebelum waktunya tiba.

3. Lupa berinvestasi

Bagi kita umur 20-an mendengar kata investasi begitu membosankan dan malas menyebutnya. Sehingga membuat kita memutuskan untuk tidak berinvestasi karena sesuatu hal yang belum tentu benar. Namun, kita perlu mengubah kebiasaan tersebut, investasi mampu meningkatkan kondisi keuangan kita. Jika memutuskan berinvestasi sebaiknya mencari informasi yang jelas, dengarkan saran dari yang profesional, carilah perusahaan yang mempunyai reputasi baik dan yang memiliki pelayanan baik terhadap para nasabahnya. Jangan terlalu percaya omongan jelek orang tentang investasi karena apabila kita telah bekerjasama dengan perusahaan yang baik tentu hasilnya baik juga untuk keuangan kita.

4. Berhemat tetapi gagal

Seringkali kita anak muda sudah berhemat tetapi masih saja dalam kondisi keuangan yang buruk. Hal ini terkadang membuat frustasi dan memutuskan untuk tidak lagi menabung atau menyisihkan uang. Atau malah menghabiskan uang untuk sesuatu yang kurang penting. Kegagalan pertama dalam mengatur keuangan, mampu membuat kita capek berhemat. Itu merupakan perbuatan salah, sebaiknya kita tetap menyisihkan uang walau jumlahnya kecil. Sebelum memotong gaji untuk apapun potonglah terlebih dahulu untuk menabung.

5. Terlalu dini pindah dari rumah orang tua

Karena ingin tidak diatur lagi kita mengambil langkah untuk meninggalkan orang tua dan lebih memilih kos atau menyewa rumah. Memang belajar untuk mandiri, tetapi jika waktunya terlalu dini tentu membuat kita sulit dalam mengatur keuangan. Apabila menyewa atau kos kita harus memikirkan biaya sewa atau kos, lalu kebutuhan makan, listrik, air, dan lain-lain. Itu akan mengurangi uang untuk tabungan masa depan atau lebih baik uang tersebut untuk membantu orang tua dalam mengurus biaya hidup sehari-hari. Akan lebih baik kita menempati rumah orang tua selama belum menikah sambil menabung untuk membeli rumah sendiri. Tentu lebih efektif dan membuat orang tua senang karena masih dapat berkumpul bersama anak tercintanya.

6. Hanya menentukan tujuan finansial jangka pendek, bukan jangka panjang

Kebanyakan dari kita menggunakan uang hanya untuk keperluan jangka pendek, seperti membayar tagihan cicilan hape, mobil, motor atau yang lainnya. Lupa bahwa nantinya 10 tahun yang akan datang kita memerlukan biaya hidup yang jauh lebih besar daripada saat ini. Tak ada kata terlambat mulai saat ini usahakan setiap kita gajian sisihkan untuk menabung dan investasi, jangan lupa juga untuk berbisnis. Belajar bisnis akan berguna bila kita sudah bosan menjadi pegawai. Masih muda banyak belajar, saat tua akan menuai hasilnya.

7. Berhutang pada kartu kredit

Karena kemudahan dalam berbelanja, membuat kita tertarik mempunyai kartu kredit. Dengan kartu kredit biasanya kita dapat kemudahan baik belanja offline di mall maupun belanja online. Kemudahannya untuk berbelanja mampu menjerumuskan kita dalam lembah hutang yang cukup besar. Dan biasanya kita memilih pembayaran minimum, tidak melunasi semuanya. Jika sudah berhutang, maka sulit menabung apalagi bunga kartu kredit besar, tentu menambah beban keuangan kita.

Itulah biasanya kesalahan mengatur keuangan yang kita lakukan di umur 20-an, cukup jangan lakukan lagi kesalahan tersebut. Hidup bukan hanya untuk hari ini saja tetapi juga untuk masa depan.

data-ad-format="link">

Seorang blogger, dan internet marketer. Pernah bergelut di bisnis konvensional selama 9 tahun, dan resign menjadi pebisnis online sejak November 2015