Cara memilih bisnis yang cocok
Cara memilih bisnis yang cocok (Ilustrasi/pixabay)

7 Cara memilih bisnis yang cocok untuk wirausaha anda

3,248 views

Dalam memulai wirausaha seringkali kita bingung bagaimana sebenarnya anda akan terjun di dunia bisnis yang sama sekali anda tidak ketahui, serta apa yang ingin anda lakukan untuk memulai bisnis, hal tersebut sangatlah sering terjadi dalam memulai sebuah bisnis. Padahal sebenarnya keraguan untuk memulai bisnis itu adalah sebuah kendala tersendiri.

Bisnis pada era globalisasi kini merupakan bisnis yang penuh dengan persaingan pasar bebas dimana banjiran produk dari berbagai negara seperti China, Amerika, Jepang sudah mulai nampak di berbagai mall, pertokoan bahkan di rumah anda sendiri. Sehingga, dalam memulai bisnis yang sangat ketat dengan persaingan tersebut anda harus mulai jeli agar bisnis yang anda jalankan bisa bertahan seperti keinginan anda. Pada tulisan saya kali ini saya akan memberi tips atau cara memilih bisnis yang cocok untuk wirausaha anda.

7 Cara memilih bisnis yang cocok untuk wirausaha anda

Cara memilih bisnis yang cocok
Cara memilih bisnis yang cocok (Ilustrasi/pixabay)
  1. Berbisnis dengan pasar.

Dalam poin pertama kali ini penulis akan menjelaskan bahwa sebenarnya bisnis yang baik adalah bisnis yang mempunyai target pasar, di manakah anda, dengan siapakah anda berinteraksi dan bagaimanakah sebenarnya barang yang harus ada di sekitar anda seperti misalnya seorang mahasiswa perkuliahan sebuah kampus A lapar dan di daerah tempat kos kampus tersebut jarang ditemukan orang berjualan makanan terutama pada hari minggu dan hari besar lainnya sehingga seseorang tersebut harus mengelilingi kota untuk mencari sebuah warung makan. Dari situ anda akan menyadari bahwa bisnis warung makan di daerah kosan mahasiswa adalah sebuah ide bisnis yang sangat diminati pasar mahasiswa kampus.

2. Bisnis dengan passion.

Pebisnis yang menjalankan bisnis sesuai passion, atau passionpreneur merupakan bisnis yang mengasyikkan karena target bukan sebuah hal yang sangat dominan, namun harus tetap asyik dengan tertarget, bisnis passion adalah bisnis yang sering kita temui semisal anda melihat pemain bola mempunyai bisnis alat olahraga, pemain musik mempunyai bisnis recording atau toko alat musik.

Hal sederhana dalam poin bisnis dengan passion adalah melakukan hal ringan yang kita senangi akan tetapi tetap menguntungkan dengan target yang ringan, dengan bisnis passion ini anda tidak akan menjumpai kekecewaan karena bisnis ini justru akan menyenangkan batin anda sebegitupun sedikitnya jumlah laba yang akan anda peroleh dari bisnis ini justru anda akan merasakan sebuah motivasi yang akan membuat target dalam bisnis anda tetap terpenuhi dengan berjalannya waktu.

Bisnis passion ini rasanya seperti naik rollercoaster. Suatu saat omset bisa sangat tinggi, namun beberapa waktu kemudian bisa menurun tajam hingga rugi bahkan bangkrut. Penuh ketidakpastian. Inilah pentingnya passion, hal yang benar-benar Anda sukai, gairah yang Anda rasakan saat sedang mengerjakan atau memikirkan sesuatu.

3. Bisnis dengan inspirasi.

Merupakan bisnis yang bermodalkan nilai sosial dimana akan merasa bahwa anda adalah seorang inspirator yang terketuk hatinya untuk memulai bisnis sosial di sebuah wilayah untuk menuntaskan nilai – nilai dan norma sosial yang anda rasakan perlu untuk sekitar anda. Hal ini juga sangat terlihat dari rumah inspiratif yang kini sudah menyentuh nilai ekonomi seperti rumah sapulidi center di Riau, ledokombo di Jember Jawa Timur dan Sawung Doang di Bandung.

4. Bisnis dengan kebutuhan.

Sebenarnya dalam poin kali ini saya akan menjelaskan tentang modal, akan tetapi saya tidak menuliskan modal dalam judul poinnya karena adanya modal bukan merupakan suatu hal yang sangat besar meskipun terkadang modal sangatlah menunjang usaha anda di kemudian hari.

Dalam poin ini ada kalanya anda menganalisis sebuah kebutuhan modal yang perlu atau benar – benar perlu anda gunakan semisal bisnis baju dengan sistem open order dimana anda tidak harus mempunyai stok baju atau bisa saja anda menjualkan baju dagangan orang lain untuk dijual kembali tentunya dengan harga yang berbeda.

5. Bisnis dengan ilmu.

Berbisnis pada dasarnya harus mempunyai ilmu meskipun tidak semua ilmu itu harus sempurna untuk dikuasai, tetapi dalam berbisnis kita harus haus ilmu, karena permintaan konsumen, pasar dapat berubah setiap waktu maka ilmu itulah yang nantinya bisa berinovasi untuk melakukan berbagai hal dan ide kreatif untuk menjalankan sebuah usaha anda agar tidak sama dengan usaha lain yang menjadikan usaha anda itu berbeda dan diminati oleh pembeli dan masyarakat luas.

6. Berbisnis dengan kejujuran.

Maksud sifat jujur dalam poin ini adalah sebuah prinsip. Prinsip dalam berdagang yang jujur dan amanah sering dicari dan sering digunakan dalam jual- beli karena berdampak pada kepuasan konsumen tentang baik buruknya barang dagangan yang kita jual dan seberapapun tidak sesuainya barang dagangan dengan pesanan, hal tersebut harus dikomunikasikan terlebih dahulu.

Dalam membangun sebuah perusahaan dengan memulai dari awal untuk membentuk jaringan bisnis. Tentu saja, kita membuat sebuah nilai kejujuran untuk membuat pondasi perusahaan bisnis yang akan kita ciptakan untuk mengokohkan sebuah bisnis karena sama halnya seperti bangunan, semakin kokoh pondasi maka akan semakin sulit roboh sebuah bangunan, seperti itulah posisi kejujuran dalam sebuah bisnis dimana ketika kita menjual barang maka barang tersebut harus kita jelaskan kelebihannya, bukan kita jelaskan posisi harganya Karena manfaat sebuah barang akan diikuti oleh harga yang seimbang. Sementara itu dalam memulai usaha memang kita akan menemukan sebuah kekhawatiran akan pasar dan apakah pasar akan mampu menghargai usaha kita, bahkan tidak sedikit pengusaha pemula yang frustasi akan hasil pemasaran barang dagangannya. Tapi, jika Anda bersaing pada harga, maka pada akhirnya barang anda akan terjual dengan laba yang tipis bahkan bisa di bawah modal karena sebuah kesalahan penempatan harga yang seharusnya bisa dikomunikasikan dengan baik dan jujur sehingga produk barag dagangan anda memiliki nilai yang lebih tinggi di pasaran.

7. Berbisnis dengan kenyamanan.

Dalam usaha yang akan anda jalani pasti tidak hanya ada pelanggan, tetapi akan banyak hal yang akan menjadi elemen atau bagian terpenting dalam usaha anda semisal ada vendor dan supplier dalam sebuah toko, maka yang harus dilakukan adalah menjaga komunikasi dengan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Karena bisa saja Mereka memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume pemesanan anda dan mempengaruhi hasil produksi anda di masa mendatang.

Menjaga komunikasi merupakan salah satu cara menjaga hubungan baik yang membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis sehingga vendor merasa nyaman dengan pelayanan yang ada Karena selalu dikomunikasikan perihal kecil dalam kesalahan perusahaan anda yang mungkin saja bisa terjadi. Jika diibaratkan pekerjaan itu sangatlah penting untuk tahap usaha anda sehingga setiap hal yang Anda lakukan pada klien haruslah perlakuan yang terbaik sehingga klien puas dan kembali memakai jasa atau produk anda. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar dengan cepat sehingga pelayanan terhadap customer menjadi hal nomor satu dalam sebuah usaha.

Demikianlah

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- wirausaha cocok - memilih bisnis - jelaskan langkah untuk menentukan jenis usaha bisnis - cara memilih usaha yg tepat - cara memilih usaha yang tepat - cara memilih usaha yang sesuai - cara memilih usaha yang coco - cara memilih usaha - cara memilih dagangan yg pas buat kita - cara memilih bisnis yang tepat

Kontributor Infoidebisnis.com Banyuwangi