Kiat mengatur keuangan bagi pebisnis freelance
Kiat mengatur keuangan bagi pebisnis freelance (Gambar Ilustrasi)

6 Kiat Mengatur Keuangan Bagi Pebisnis Freelance

60 views

6 Kiat Mengatur Keuangan Bagi Pebisnis Freelance – Pebisnis freelance sangat berbeda dengan pebisnis kantoran. Yang mana terpaku pada jam kerja, mengatur karyawan dan kesibukan lainnya. Sedangkan pebisnis freelance mereka tidak menggunakan jam kerja sebagai waktu untuk kerja, tetapi bekerja semaunya dengan waktu yang ditentukan sendiri. Bagi pebisnis freelance dia tidak mau terpaku terhadap aturan serta jam kerja.

Karena mempunyai sistem kerja tak teratur serta penghasilan yang berubah-ubah, mengharuskan pebisnis freelance perlu mengelola keuangan dengan baik. Mungkin saat ini keuangannya sedang bagus, tetapi mungkin beberapa bulan ke depan mengalami kemorosotan penghasilan. Sehingga kecermatan dalam menggunakan uang wajib dimilikinya, supaya masa depannya tak suram.

Selain itu, waktu yang banyak membuat para pebisnis freelance sering melakukan kegiatan di luar rumah atau berkumpul dengan teman-teman, tentu membutuhkan uang juga. Yah, namanya juga freelance lebih banyak waktu luangnya dibandingkan jam kerjanya. Untuk anda yang menjadi pebisnis freelance, sebaiknya mengikuti cara pengelolaan keuangan dari kami di bawah ini :

6 Kiat Mengatur Keuangan Bagi Pebisnis Freelance

Kiat mengatur keuangan bagi pebisnis freelance
Kiat mengatur keuangan bagi pebisnis freelance (Gambar Ilustrasi)

Buatlah daftar kebutuhan yang anda perlukan setiap bulan

Membuat daftar belanjaan setiap bulan memang harus dilakukan, dari situ anda tahu mana kebutuhan pokok yang diperlukan, kurang perlu, dan yang masih bisa ditunda. Setelah itu dahulukan untuk membeli bahan kebutuhan pokok, seperti, bahan konsumsi, tagihan listrik & PDAM, beli kuota internet (bila bekerjanya menggunakan internet), bayar angsuran jika ada.
Kemudian baru belikan baju, sepatu, bedak, alat kosmetik, dan lain-lain. yang menunjang penampilanmu kalau memang benar-benar diperlukan. Untuk kebutuhan barang mewah, anda harus menunggu keadaan keuangan benar-benar lebih setelah dikurangi kebutuhan pokok dan sekunder. Barang mewah bukanlah kebutuhan namun merupakan keinginan. Jadi dahulukan kebutuhan dari pada keinginan. Jika anda menuruti keinginan pasti tak akan ada habisnya.

Menyisihkan dana untuk urusan darurat

Besar pendapatan yang tak pasti setiap bulannya, maka anda wajib menyisihkan dana keperluan darurat sebanyak 25%-30% pendapatan. Usahakan menyisihkan dana darurat secara rutin. Jadi, saat terjadi keperluan darurat anda bisa menggunakannya tanpa perlu mengambil dari penghasilan di bulan itu. Dengan begitu, pendapatan anda aman, masih mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Janganlah menyepelekan menyisihkan uang keperluan darurat sebab, jika jumlahnya besar anda sendiri bingung mencari kekurangannya dimana?

Mencatat semua keluar masuknya uang setiap transaksi

Apabila anda menerima penghasilan catatlah pada sebuah buku atau dalam bentuk file di hape atau komputer, yang penting anda mudah mengingatnya. Selain mencatat pemasukan, anda juga wajib mencatat keluarnya uang di setiap transaksi. Pokoknya seperti membuat laporan keuangan. Sebab, dari sana anda dapat menargetkan jika terjadi pemasukan minimum maka bagaimana meminimalkan pengeluaran.

Untuk itulah mulai saat ini anda harus sangat disiplin dalam mencatat setiap transaksi keuangan anda, memang nampak ribet, namun berguna bagi masa depan anda nantinya. Dengan mengetahui besarnya pengeluaran tiap bulannya, anda bisa mengintrospeksi diri mana yang seharusnya tak perlu dilakukan. Anda lebih mampu menjaga serta membatasi diri dalam memanfaatkan uang yang anda hasilkan.

Jangan lupa menyisihkan sebagian untuk tabungan masa depan

Walaupun anda belum mempunyai target khusus ingin mewujudkan sesuatu yang besar di masa depan seperti, membeli rumah, menikah, membeli mobil dan sebagainya, alangkah baiknya jika anda tetap menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung. Masukkan tabungan dalam anggaran keuanganmu setiap bulannya sama seperti dana darurat. Baik saat penghasilan besar maupun kecil anda tetap wajib menyisihkan uang untuk tabungan.

Tabungan akan sangat penting untuk keperluanmu di masa depan. Mungkin tiba-tiba anda menemukan kekasih hati yang tepat, lalu ingin menikah maka, tabungan tersebut bisa dimanfaatkan. Tanpa perlu menunggu beberapa bulan bahkan tahunan untuk menikah. Sungguh efektifkan, anda tak perlu memberi janji yang dapat membuat kekasih anda bosan karena terlalu lama menunggu. Atau anda sedang ingin mewujudkan sesuatu, secepatnya bisa anda dapatkan.

Mengikuti asuransi kesehatan

Sebagai pebisnis freelance anda adalah pekerja tanpa ikatan, sehingga tidak memiliki asuransi kesehatan yang biasanya disediakan di perusahaan. Anda perlu mendaftarkan diri sendiri kepada pihak asuransi agar ketika sedang mengalami gangguan kesehatan mudah mengurus perawatannya. Jangan mengira kalau anda sakitnya hanya ringan saja, sebab kita tak tahu hidup ini. Bagaimana kalau sakit parah butuh biaya cukup banyak, siapa yang akan menanggungnya?

Tetapi apabila anda mempunyai asuransi kesehatan anda tidak khawatir lagi, pihak asuransilah yang mengurusnya. Tabungan tetap utuh dan tanpa bingung memikirkan hutang untuk perawatan. Asuransi kesehatan memang solusi tepat pengurusan keuangan dalam biaya perawatan rumah sakit.

Mengurangi gaya hidup konsumtif

Jagalah gaya hidup anda, sebagai seorang pebisnis freelance yang sering menyambangi dunia luar, tentu lebih konsumtif. Di luar rumah begitu banyak jajanan yang dihidangkan, serta barang dagangan lain yang membuat orang ingin membeli atau memilikinya. Tentu hal ini adalah suatu keborosan yang wajib dihindari, anda harus mampu menahan diri dari hasrat memenuhi keinginan. Atau jika melihat orang lain bergaya hidup eksklusif menjadikan anda iri dan menggunakan uang untuk keperluan yang sebenarnya sia-sia belaka.

Kurangilah gaya hidup konsumtif sejak dini, pergunakan sisa pendapatanmu setelah dikurangi biaya hidup, tabungan dan dana darurat untuk investasi. Itu akan meningkatkan keuanganmu di masa depan. Lebarkan sayapmu selagi muda, saat tua rasakan manfaatnya.

Dengan mengikuti 6 kiat pengelolaan keuangan Bagi Pebisnis Freelance di atas, semoga masa depan anda terarah dan sesuai harapan. Semua pekerjaan freelance sangatlah menyenangkan, kita mempunyai waktu yang banyak untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman. Apalagi bila pekerjaan tersebut sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki, membuat lebih semangat. Sudah senang dilakukan, menghasilkan pula. Serasa selalu menemukan kebahagian dalam hidup ini.

data-ad-format="link">

Seorang blogger, dan internet marketer. Pernah bergelut di bisnis konvensional selama 9 tahun, dan resign menjadi pebisnis online sejak November 2015