Teknik meningkatkan penjualan
Teknik meningkatkan penjualan (Ilustrasi/pixabay)

5 Tips Meningkatkan Penjualan dengan Menerapkan Teknik Perceived Value

367 views

Setiap pengusaha pasti selalu ingin meningkatkan penjualan setiap bulannya agar omzet perusahaan meningkat dan penghasilannya pun bertambah. Tetapi untuk dapat meningkatkan penjualan bukan hal yang mudah, perlu kerja keras untuk meraihnya. Sebab, dalam menjalankan misinya, butuh pemikiran yang kreatif dan inovatif, tenaga, serta tindakan yang tepat. Jadi, bagi pengusaha baru hal ini mungkin akan sulit dilakukan atau merupakan PR besar baginya. Tetapi bagi pengusaha yang telah lama berkecimpung di dunia bisnis, dia sudah tahu apa yang harus dilakukannya.

Ada banyak teknik untuk meningkatkan penjualan di dunia bisnis, tapi kali ini kita akan mempelajari tentang teknik perceived value. Apakah teknik perceived value itu? Dan bagaimana dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan? Anda penasaran bukan? Mari kita pelajari bersama-sama dengan uraian yang sudah kami rangkum di bawah ini :

5 Tips Meningkatkan Penjualan dengan Menerapkan Teknik Perceived Value

Teknik meningkatkan penjualan
Teknik meningkatkan penjualan (Ilustrasi/pixabay)

Arti dari Teknik Perceived Value

Teknik perceived value yaitu salah satu teknik untuk meningkatkan penjualan dengan cara menjual dengan harga lebih mahal daripada produk sejenisnya. Hal semacam ini biasa anda temui di toko retail atau mall, mereka menjual produk yang kualitasnya dan nama brandnya yang terkenal dengan harga lebih mahal daripada harga aslinya. Bingungkan mengapa harganya lebih mahal kok malah bisa menjadi primadona penjualan di mal atau toko retail tersebut? Jawabannya tentu saja menggunakan teknik perceived value.

Dengan kualitas serta brand yang dipunyai produk tersebut, membuat anda mampu menjualnya dengan harga yang lebih mahal daripada produk sejenisnya. Berarti dapat disimpulkan perceived value merupakan nilai sebuah produk dalam benak konsumen. Sekarang, pasti anda bertanya-tanya bagaimana cara meningkatkan omzet penjualan dengan pengaruh perceived value di benak konsumen? Yuk baca lanjutan ulasannya berikut ini :

  1. Juallah produk yang kualitasnya tinggi sehingga sesuai dengan harga jual yang tinggi pula

Langkah pertama agar bisa menerapkan teknik perceived value dalam bisnis anda adalah dengan cara menjual produk harga tinggi dengan kualitas yang terbaik pula. Sehingga, hal ini dirasa pantas walau harganya mahal, tetapi produk ini memberikan manfaat terbaik bagi konsumen. Hingga saat ini mutu atau kualitas produk tetap menjadi prioritas seseorang dalam menentukan harga dari sebuah produk atau barang. Semakin baik atau tinggi kualitasnya, maka tentunya produk tersebut layak dihargai mahal. Ini merupakan pernyataan yang selalu dipercayai dan diyakini konsumen dalam berbelanja. Semboyannya ada kualitas ada harga.

Setiap konsumen yang akan membeli produk anda sudah tahu apa yang dipilihnya, jadi anda tak perlu bersusah payah merayu mereka supaya mau membeli produk anda. Karena mereka sudah dapat memahami dan menilai sendiri mana produk yang berkualitas tinggi dan mana yang bukan. Tanpa anda pengaruhi para konsumen akan rela mengeluarkan uang berjumlah besar untuk mendapatkan produk yang berkualitas tersebut.

Tak heran kan mengapa produk dibandrol harga mahal tetap saja banyak pembelinya. Sebab, semua orang menilai bahwa produk tersebut berharga dan sangat bermanfaat. Jika mempunyai produk yang berkualitas tinggi, janganlah ragu menjualnya dengan harga yang mahal. Hindari memangkas harga pokok produk karena anda takut para konsumen tidak berminat atas barang tersebut atas harganya yang selangit itu. Akibatnya anda bisa rugi besar karena kebodohan ini dan malah menurunkan kualitas produk di mata konsumen. Mungkin dikiranya anda menjual barang palsu karena harganya lebih murah dari pasaran produk sejenisnya.

2. Berikan garansi bagi produk yang mempunyai kualitas bagus

Siapapun orangnya, baik yang muda maupun yang tua, baik yang single atau yang berkeluarga pasti suka membeli barang yang ada garansinya. Garansi membuat konsumen nyaman menggunakan produk yang anda jual dalam jangka waktu tertentu. Hanya demi mengejar garansi, biasanya para konsumen tak mempedulikan harga barang yang dibelinya. Terapkanlah teknik perceived value untuk produk bergaransi, ini merupakan kesempatan anda untuk meningkatkan penjualan. Dengan garansi membuat konsumen menjadi lebih percaya terhadap anda.

3. Berikan bonus menarik kepada pelanggan anda

Setelah garansi yang anda berikan kepada para konsumen anda, sekarang berikan bonus menarik kepada pelanggan anda. Caranya pilihlah produk yang kualitasnya bagus dan sedang banyak dicari pasar, kemudian sisipkan bonus menarik yang diberikan untuk setiap orang yang membelinya. Misalnya bonus tersebut, aksesoris atau barang-barang yang menunjang penggunaan produk. Lalu naikkan harga produk tersebut sesuai keadaan pasar. Pada umumnya saat seseorang sudah tertarik terhadap bonus produknya, dia jarang memperhatikan harga produk tersebut. Jadikanlah bonus sebagai daya tarik konsumen pada pandangan pertama.

4. Jelaskan secara detail fungsi produk anda

Banyak pengusaha tertipu dengan teknik penurunan harga untuk meningkatkan penjualannya. Faktanya tak semua teknik penurunan harga mampu meningkatkan penjualan. Itulah sebabnya para pedagang disarankan untuk tidak pasang harga murah. Alih-alih meraih banyak pembeli, malahan tak bisa meningkatkan penjualan produknya. Makanya, daripada fokus kepada teknik penurunan harga lebih baik berkonsentrasi saja untuk mendapatkan hati konsumen. Caranya yaitu dengan menjelaskan secara detail tentang tata cara pemanfaatan produk anda secara maksimal. Dengan begitu, membuat konsumen lebih yakin terhadap produk tersebut dan mampu menarik minat mereka untuk membelinya. Apalagi anda praktekkan fungsinya di depan mereka, pasti akan lebih yakin lagi. Setelah mereka yakin dengan fungsi produk tersebut yang begitu bermanfaat, harga berapapun takkan jadi masalah.

5. Buatlah daftar atau template testimoni dari konsumen anda yang merasa puas

Langkah terakhir dalam menerapkan teknik Perceived value untuk meningkatkan penjualan adalah sediakan template testimoni dari konsumen anda yang merasa puas karena produk dari anda. Banyak dari pembeli yang mengabaikan kata-kata anda karena pikirnya itu sebuah cara untuk menarik pembeli. Tetapi dengan adanya testimoni dari banyak konsumen yang puas menggunakan produk dari anda, membuat calon pembeli percaya dengan anda.

Mintalah setiap konsumen yang membeli produk dari anda agar memberikan testimoni setelah menggunakan produk yang anda jual. Usahakan jangan merekayasa testimoni, sebab konsumen sekarang sudah bisa membedakan mana perkataan yang murni dari seseorang. Jadi, pastikan testimoni tersebut dari konsumen yang sudah puas dengan produk yang anda jual. Langkah ini akan melancarkan anda untuk menerapkan teknik perceived value untuk meningkatkan penjualan.

Demikianlah 5 Tips Meningkatkan Penjualan dengan Menerapkan Teknik Perceived Value, semoga bermanfaat.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- cara indomaret meningkatkan sales pada saat musim hujan - cara tanya sales indomaret

Seorang blogger, dan internet marketer. Pernah bergelut di bisnis konvensional selama 9 tahun, dan resign menjadi pebisnis online sejak November 2015