Memulai bisnis wedding organizer
Memulai bisnis wedding organizer (Ilustrasi/wikipedia)

5 Tips Memulai Bisnis Wedding Organizer

364 views

Seiring dengan perkembangan dunia saat ini yang semakin cepat, banyak orang yang lebih memilih untuk menggunakn WO dalam acara pernikahan mereka, sehingga bisa mendapatkan pernikahan yang sesuai dengan yang mereka inginkan. Meski pada masa lalu orang tidak ada yang mencari jasa ini dan lebih memilih untuk mengurus acara pernikahan mereka sendiri.

Semakin banyak orang yang lebih mencari EO wedding ini memberikan peluang usaha baru yang menjanjikan, bahkan saat ini sudah sangat banyak WO yang bermunculan. Meski begitu, peluang ini tetap sangat menjanjikan bagi para pemula yang kreatif dan inovatif, karena bisnis ini merupakan bisnis jasa, membuat setiap WO yang ada berbeda dan menawarkan harga yang berbeda pula. Tarif wedding organizer ini berkisar dari 15 Juta sampai 80 Juta pada umumnya, namun tidak jarang sampai miliaran rupiah hanya untuk wedding saja.

Memulai bisnis wedding organizer
Memulai bisnis wedding organizer (Ilustrasi/wikipedia)

Apa Anda tertarik dengan bisnis ini dan ingin memulainya, berikut ini hal yang harus diperhatikan untuk memulai bisnis wedding organizer tersebut.

  1. Modal

Pada dasarnya bisnis ini merupakan jasa konsultan pernikahan, maka tidaklah memerlukan kantor yang besar untuk memulai dan menjalani bisnis ini. Namun tetap harus mengeluarkan biaya awal seperti perlengkapan kantor dan juga modal untuk pemasaran. Modal terpenting yaitu membayar wakil hukum atau pengacara untuk membuat surat perjanjian antara klien dengan Anda, selain itu juga sebagai pelindung aset dari hutang.

2. Lingkup Pasar

Walaupun kebutuhan WO saat ini sangat banyak dalam pernikahan, tetap saja membutuhkan riset mengenai pasar yang menjadi target, dengan begitu, tema yang akan Anda berikan bisa sesuai dengan lingkup pasar yang menjadi target dan menarik lebih banyak klien yang menggunakan jasa EO wedding Anda. Hal yang harus diperhatikan ialah pendidikan, lingkungan, tempat tinggal, umur dan letak georafis.

Memang pada dasarnya pernikahan atau wedding dilakukan oleh mempelai dalam acara, namun tidak jarang saat ini yang membayar pernikahan sang anak ialah orang tua mereka. Oleh karena itu hal yang harus di pelajari yaitu orang tua mereka sebagai orang yang memiliki dana.

3. Pemasaran Bisnis

Pada umumnya sebuah bisnis akan memerlukan 50% dari modal dan waktu mereka untuk melakukan pemasaran mereka, namun dalam bisnis ini Anda bisa melakukan pemasaran tanpa waktu yang panjang. Bisa seperti membuat web sendiri, facebook, instagram, path, twitter dan jejaring sosial lainya. Masukkan gambar atau foto wedding yang terupdate di internet dan juga masukkan wedding yang pernah Anda tangani.

Jika masih memiliki modal yang lumayan bisa juga dengan membuat selebaran, dengan menyebarkan atau di tempel pada jalan yang ramai dilalui orang banyak. Sehingga akan membuat informasi mengenai jasa Anda lebih mudah sampai pada masyarakat dan mereka akan lebih mudah mencapai tempat bisnis Anda.

4. Dapat Klien Perdana

Hal ini merupakan langkah awal yang sangat menentukan kelangsungan jasa WO Anda, karena untuk mendapatkan klien perdana sangatlah sulit, mengingat bisnis ini merupakan usaha jasa. Sehingga memerlukan kepercayaan, hal ini bisa didapat dengan cara memberikan selebaran kepada pasangan yang ingin menikah atau tunangan. Bisa juga memberikan harga yang rendah kepada teman yang ingin menikah.

5. Sertifikasi

Akan jauh lebih baik lagi jika memiliki sertifikasi dalam bisnis wedding ini atau bisa juga menggunakan sertifikat yang sesuai dengan bisnis ini. Dengan begitu, banyak orang yang akan lebih percaya menggunakan jasa Anda, sehingga akan lebih banyak klien yang datang.

data-ad-format="link">