Hemat ala mahasiswa rantau
Hemat ala mahasiswa rantau (Ilustrasi/pixabay)

5 Tips Hidup Hemat Ala Mahasiswa Rantau 5/5 (1)

638 views

Menjadi mahasiswa tentunya menuntut kita untuk berpikir lebih bijak dan dewasa bukan? Apalagi bagi kalian yang merupakan perantau dari jauh dan tinggal sendiri di kos-kosan, pasti kita dituntut untuk senantiasa bertindak mandiri dalam berbagai hal, terlebih jika orang tua hanya memberi kita uang saku bulanan yang tidak bisa dibilang banyak. Tentu hal ini menuntut kita juga untuk lebih sering putar otak dalam setiap pengeluaran yang hendak kita lakukan. Masalah lain yang sering muncul dan menghantui kita salah satunya adalah “Cepatnya uang saku bulanan ‘hilang’ tanpa kita sadari”.

Sesekali waktu pasti kita pernah berpikir untuk menginginkan kerja-sambil-kuliah, namun jika bekerja paruh waktu tidak memungkinkan keadaanmu saat ini, kenapa tidak mencoba hidup seefisien mungkin? Berikut simak tips-tips “Hidup hemat ala Mahasiswa Rantau” yang bisa kamu terapkan secara mudah dan sederhana tapi cukup efektif.

5 Tips Hidup Hemat Ala Mahasiswa Rantau

1. Please, Jangan Malas!!!

Prinsip ketika memutuskan untuk hidup jauh dari orang tua atau hidup mandiri yang paling penting adalah “Jangan jadi pribadi yang malas”, biasanya kemalasan yang paling sering muncul di anak kos itu adalah “Malas Nyuci”, berbagai alasan bermunculan apalagi kalau di tempat kos tidak ada mesin cuci dan harus cuci manual pakai tangan. Bagaikan penyakit yang susah diobati, kebiasaan malas nyuci seperti ini berdampak pada keputusan akhir kita “Laundry aja deh”. Sesekali sih tidak apa-apa kalau kita lagi kepepet karena tidak ada waktu luang ataupun tugas kuliah yang segunung, tapi kalau tiap hari sih hmm coba pikir apa konsekuensinya pada uang bulananmu. Syukur-syukur malah kalau kamu bisa membuka laundry di tempat kosmu kan?! Lumayan untuk tambah-tambah.

Baca juga: 4 Tips Mengatur Keuangan Bagi Anak Kosan.

2. Jangan ikut teman yang mau ke kantin atau Kopma

Nah ini dia, faktor yang secara tidak langsung sering membuat kita “bokek” secara ‘laten’. Ketika seseorang ada yang mengajakmu “Eh yuk ke kantin, laper nih sama nungguin kuliah ntar jam x” Saat itu padahal kamu sudah berbisik dalam hati ‘Nggak akan ikut beli, cuman nemenin’. Begitu tiba di sana melihat teman-temanmu asik menikmati makan mereka kamu pun akan terpancing pada godaan tersebut hingga lama-lama prinsip kamu tadi pasti sudah menguap entah ke mana secara tidak sadar. Jika seperti ini tipsnya, tolak saja ajakan tersebut secara halus jika memang kamu tidak benar-benar lapar, waktu menunggu itupun tanpa pergi ke kantin/kopma sebenarnya bisa kamu manfaatkan untuk hal yang lebih positif lho seperti mencicil tugas ataupun ke perpustakaan.

3. Buat batas anggaran dana setiap hari

Batas anggaran ini dimaksudkan agar kamu secara tidak langsung membentengi dirimu sendiri / melakukan self-control pada setiap hal yang hendak kamu lakukan yang melibatkan uang. Caranya mudah sekali, tidak perlu secara tertulis di kertas cukup tulis di kepala saja berapa kira-kira seharusnya kamu menghabiskan uang bulananmu dalam sehari. Semisal uang bulananmu 500k, uang makanmu yang pasti 12k dalam sehari nah hitung 12k x 30 hari (dalam sebulan), nah hasilnya kurangkan dengan uang bulananmu sisa berapa. Sisanya ini bisa kamu bagi 30 hari lagi untuk mengetahui berapa ribu yang boleh kamu alokasikan untuk membeli berbagai kebutuhan lain di luar kebutuhan makan.

4. Manfaatkan “kehematanmu” pada hal-hal sederhana

Kamu punya printer? Belum? Jika belum cobalah pertimbangkan untuk membeli satu. Nampaknya sederhana, hanya nge-print. Tapi dampaknya ternyata besar lho untuk mengontrol pengeluaranmu. Coba pikir berapa banyak uang yang kamu keluarkan untuk selembar kertas “bertuliskan tinta” ini, well jika tugas kuliahmu hanya membutuhkan satu atau dua lembar kertas “bertuliskan tinta” tak masalah, namun bagaimana jika kamu membutuhkan 100 lembar? Pasti akan cukup menguras uangmu ya. Ada juga tips untuk hal semacam scanning, di jaman yang modern seperti sekarang kamu tidak perlu bingung lagi mencari tempat scan untuk tugas-tugasmu, sudah ada aplikasi camera scan yang bisa kamu download secara gratis di hp pintarmu. Menjilid juga ternyata bisa diakali lho, tinggal sediakan lakban hitam besar, stapless besar, gunting dan tentunya kertas buffaloo atau mika. Kini kamu benar-benar seolah memiliki toko printing di dalam kamarmu.

5. Terapkan strategi “Dua satu”

Saya menyebut ini sebagai strategi “Dua satu” karena memang begitu penerapannya, kamu ingin tetap makan sesuai keinginanmu tapi terbentur uang bulanan? Begini cara mengakalinya, dalam satu hari jangan terus menerus membeli makanan dengan harga di luar anggaran yang sudah kamu tetapkan sebelumnya, bisa-bisa jika kamu turuti malah menyebabkan uang bulananmu habis sebelum waktunya, hmm mengerikan.

Di pagi dan siang hari kamu bisa membeli makanan hanya berlauk kan sesuatu yang sederhana seperti tahu-tempe, tak masalah kan lagi pula yang terpenting tetap bisa makan sehat namun tetap ramah di kantong. Nah malamnya ini kamu bisa mengganti lauk ini dengan sesuatu yang variatif dan tentunya yang kamu inginkan.

Demikian seputar tips-tips mengenai “Hidup Hemat ala Mahasiswa Rantau”, semoga bermanfaat.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- cara menabung cepat ala mahasiswa - cara hemat untuk mahasiswa perantau - cara menghemat uang jajan 500 ribu mahasiswa - strategi mahasiswa rantau - strategi menabung ala mahasiswa rantau