Memilih reksadana yang paling aman
Memilih reksadana yang paling aman (Logo reksa dana/Bapepam.go.id)

5 Langkah Mudah Dalam Memilih Investasi Reksadana yang Paling Aman

32 views

5 Langkah Mudah Dalam Memilih Investasi Reksadana yang Paling Aman – Anda terlalu mudah mengeluarkan uang jika untuk belanja, dengan alasan uang tersebut langsung ditukar dengan barang. Tetapi jika untuk investasi anda sepertinya susah melepaskannya, ada banyak pertanyaan dalam pikiran anda. Apakah aman uang tersebut dikelola oleh pihak investasi? Apakah benar mendapatkan hasilnya nanti? Dan pertanyaan lain yang membuat anda tak merelakan uang untuk investasi.

Untuk investasi yang sudah lazim saja, anda sangat susah apalagi investasi reksadana, membuat anda tambah kurang percaya lagi. Sebagai terobosan baru dalam bidang investasi reksadana memang masih mempunyai nasabah yang sedikit. Kira-kira kurang dari 10 persen masyarakat kelas menengah di Indonesia mempunyai investasi reksadana. Terlebih lagi karena bayang-bayang investasi abal-abal yang sekarang ini marak beredar di masyarakat, membuat banyak orang menjadi takut akan tawaran investasi.

Padahal sebenarnya reksadana merupakan instrumen resmi yang diawasi jasa keuangan dan dikelola oleh orang yang profesional di bidangnya. Jelas bukanlah tawaran investasi bodong, tetapi nyata memberikan manfaatnnya kepada para nasabah. Justru sekarang ini para artis malah mengikuti investasi reksadana dalam mengembangkan uangnya. Mereka berpikir reksadana lebih mudah dan aman.

5 Langkah Mudah Dalam Memilih Investasi Reksadana yang Paling Aman

Memilih reksadana yang paling aman
Memilih reksadana yang paling aman (Logo reksa dana/Bapepam.go.id)

Untuk memastikan reksadana yang anda pilih itu aman, lakukanlah 5 langkah berikut ini :

  1. Mempunyai ijin dari otoritas jasa keuangan

Setiap perusahaan reksadana harus mempunyai ijin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai pihak resmi pengelola reksadana yaitu manajer investasi wajib juga mempunyai ijin tertentu. Sebelum mendaftar anda perlu tahu soal perijinan yang wajib dimiliki oleh pihak reksadana. Mintalah penjelasan dan juga bukti yang menunjukkan memang sudah mempunyai ijin resmi.

Apabila pihak investasi reksadana tidak bisa menjelaskan tentang perijinan dan tidak menunjukkan buktinya, sebaiknya anda jangan bertransaksi dulu. Sebab, investasi abal-abal tidak mempunyai ijin dari Otoritas Jasa Keuangan. Sehingga, nantinya perjanjian investasi yang telah anda sepakati akan dilanggar. Biasanya para investor sedikit lupa dengan hal perijinan ini karena sudah silau dengan tawaran keuntungan besar, yang membuat mereka tertipu oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Anda harus menjadi nasabah yang pintar ya, selalu teliti di setiap hal, fokuskan pikiran pada kejelasan investasi reksadana bukan pada keuntungan yang menggiurkan. Setinggi apapun keuntungan investasi yang diberikan oleh pihak investasi tanpa mempunyai ijin dari Otoritas Jasa Keuangan, hal itu tak ada artinya.

2. Bacalah prospektus investasi reksadana

Prospektus merupakan buku manual yang berisi informasi penting yang berkaitan reksadana, seperti kelangkapan ijin, manajer investasi, kebijakan investasi, biaya, tata cara pembelian dan penjualan, dan informasi lainnya tentang reksadana. Membaca prospektus dari awal hingga akhir adalah suatu kewajiban bagi anda yang ingin berinvestasi reksadana. Propertus bagaikan petunjuk bagi anda dalam berinvestasi reksadana. Terlambat membacanya tak mengapa, tapi kebangetan kalau sampai tidak pernah membacanya.

Jika anda mengikuti reksadana online, setiap kali ketika mulai berinvestasi, sistem websitenya akan mengingatkan anda lalu mengharuskan untuk menyebutkan keterangan sudahkah membaca prospektus? Tentu cara tepat untuk mengingatkan calon nasabah betapa pentingnya membaca prospektus terlebih dahulu sebelum menitipkan modalnya. Dengan begitu calon nasabah sudah jelas mengenai investasi reksadana dan tidak kecewa akhirnya nanti. Kalau investasi abal-abal jelas tidak memiliki prospekstus karena tak ada ijin resminya, jadi apa yang diinfokan melalui prospektus?

3. Tujuan anda harus sesuai dengan jenis investasi reksadana

Aman atau tidaknya dalam berinvestasi ditentukan juga oleh kesesuaian antara tujuan keuangan yang ingin anda capai dan jenis reksadana yang anda pilih. Misalnya, anda berinvestasi untuk persiapan dana pendidikan anak yang 6 bulan masuk SMA. Karena tertarik atas tingginya kenaikan harga saham, nah reksadana sahamlah yang anda pilih untuk tujuan yang anda tentukan tadi. Lah, tiba-tiba pada bulan ke-6 harga saham turun drastis, oleh sebab itu tidak ada dana yang bisa anda cairkan dari reksadana saham ini, padahal saat itu anda membutuhkannya untuk biaya anak.

Seandainya anda memilih jenis reksadana pasar uang, tentu dana pendidikan untuk anak anda dapat diambil saat bulan ke-6. Sebab, reksadana pasar uang sudah paling aman untuk berinvestasi, fluktuasi harga serta resikonya rendah, walau memang keuntungannya lebih kecil daripada reksadana saham. Kesalahan dalam memilih jenis investasi mampu membuat nasabah mengalami kerugian.

4. Usahakan untuk mengecek laporan bulanan investasi reksadana

Pihak manajer investasi reksadana yang anda ikuti setiap bulan akan mengirimkan laporan tentang investasi anda. Umumnya di laporan tersebut berisi, posisi nilai investasi, penjual unit reksadana, serta pembelian unit reksadana. Laporan itu wajib anda baca setiap bulannya dan teliti semuanya pastikan isinya akurat. Itu merupakan bukti nyata kepemilikan investasi reksadana anda.

5. Pilihlah reksadana online

Ada beberapa alasan mengapa anda harus mempunyai reksadana online, yaitu :

  • Pemantauan hasil investasi reksadana dapat anda lakukan di mana saja dan kapan saja. Tidak ada hambatan tempat atau waktu karena semuanya dilakukan secara online.
  • Investasi reksadana dapat dimulai dari 100 ribu saja, dengan berinvestasi dinilai minimum, membuat anda lebih mudah dalam membatasi eksposur keuangan anda di reksadana.

Memang investasi reksadana online menyediakan fasilitas secara online, sehingga mempemudah anda dalam pengecekan laporan dan pengawasan pengelolaan keuangan.

Semoga dengan langkah-langkah yang kami ulas di sini anda mampu memilih investasi reksadana yang paling aman. Dengan fasilitas yang mudah cerna, peraturan yang masuk akal serta pengelolaan keuangan yang baik dan aman. Investasi sangat dibutuhkan bagi setiap orang, karena hidup bukan untuk saat ini saja, tetapi juga untuk masa depan. Maka, persiapkan juga diri untuk menatap masa depan yang jauh lebih cerah.

data-ad-format="link">

Seorang blogger, dan internet marketer. Pernah bergelut di bisnis konvensional selama 9 tahun, dan resign menjadi pebisnis online sejak November 2015