Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis online
Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis online (Ilustrasi/pixabay)

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Anda Ingin Memulai Bisnis Online

179 views

Perbedaan yang mendasar antara pengusaha modern dengan pengusaha lawasan ialah bagaimana ia bisa membaca peluang yang ada di dunia maya. Secara singkat, pengusaha modern lebih bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyokong pertumbuhan bisnis mereka, baik itu dalam marketing maupun komunikasi.

Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis online
Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis online (Ilustrasi/pixabay)

Kebanyakan dari pengusaha modern akan memanfaatkan media sosial untuk memperluas pasar dari produk mereka. Tidak menutup kemungkinan mereka akan memanfaatkan bisnis online yang sekarang ini sedang marak dilakukan.

Mempunyai ide bisnis online sebenarnya merupakan ide yang cukup brilian, namun sebelum Anda menekuni usaha seperti ini, tentunya Anda harus melakukan beberapa riset seperti,
mencari pangsa pasar yang cocok, mengembangkan strategi pemasaran secara komprehensif, serta menyiapkan planning yang benar-benar matang. Setelah Anda melakukan tiga hal itu mungkin Anda baru bisa menyebut diri Anda sebagai pengusaha modern abad ke-21.

Selama beberapa tahun terakhir, fakta bahwa setiap orang dapat memulai bisnis online dengan mudah, hal ini membuat banyak orang berfikir tentang kesuksesan di bisnis ini, sehingga banyak orang berbondong-bondong untuk terjun ke sana, padahal fakta ini tidak selamanya benar. Jika Anda ingin membangun bisnis online yang menguntungkan dan sukses, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dengan benar, dari menyiapkan website, mengisi konten, memanfaatkan media sosial, dan mengidentifikasi KPI yang tepat.

Bagi Anda yang baru terjun ke bisnis online untuk pertama kalinya, berikut ulasan artikel yang ditulis oleh Samuel Edwards yang sangat berpengalaman di bidang digital marketing strategist mengenai pemahaman konsep dasar dalam berbisnis online.

1. Ketelitian Dalam Setup Website

Hal pertama yang perlu Anda ketahui ialah Anda harus memanfaatkan waktu krusial Anda saat pertama kali membuat situs web. Kita ketahui sendiri butuh waktu yang cukup lama untuk membuat situs web yang fungsional dan estetis. Bersamaan dengan itu, Anda perlu memanfaatkan waktu Anda untuk hal yang lain, seperti memperkenalkan produk Anda di media sosial. Pembuatan situs web ini memang sulit diawal, namun apabila sudah jadi nantinya situs web ini akan sangat membantu Anda dalam mengembangkan usaha bisnis online yang Anda tekuni. Agar situs web Anda dapat bekerja secara maksimal, berikut beberapa hal dasar yang harus Anda dilakukan.

  • Menemukan perusahaan hosting.
    Tugas pertama Anda ialah menemukan host situs. Dalam hal ini sebenarnya ada beberapa pilihan, antara lain Web.com, GoDaddy, dan iPage. Anda harus menemukan perusahaan hosting yang terbaik untuk situasi Anda saat itu.
  • Pilih platform CMS.
    Keputusan terbesar berikutnya ialah Anda harus memutuskan untuk memakai platform yang mana, tentunya dengan asumsi Anda sudah tahu setiap kelemahan dan kelebihan setiap platform. Dalam hal ini platform yang benar-benar populer dan terpercaya dalam manajemen konten bisnis ialah WordPress. Platform ini kabarnya sudah menjual 74 juta situs internet.
  • Berinvestasi dalam desain dan pengembangan.
    Setelah mendapatkan dasar-dasar setup, Anda kemudian harus mengalihkan perhatian Anda terhadap desain dan pengembangan situs. Anda dapat menggunakan template dan membangun CMS untuk membantu dalam memulai bisnis atau mengontrak jasa seseorang yang profesional dalam mengisi konten yang ada di situs Anda.
  • Uji coba-lah website Anda berulang kali.
    Setelah website ini benar-benar jadi, Anda harus mengujinya secara teliti dan mengevaluasi setiap uji coba yang Anda lakukan. Sebenarnya perbedaan antara bisnis online yang besar dan orang-orang pada umumnya ialah pada kemampuan mereka dalam mengidentifikasi masalah dan sesegera mungkin menyelesaikan masalah yang sepele agar suatu saat tidak menjadi masalah yang serius.

Seperti yang Anda lihat, dalam membuat situs web bisnis membutuhkan waktu dan usaha yang ekstra. Selain itu jangan mudah pula terbujuk oleh tawaran-tawaran iklan yang akan masuk ke website Anda. Anda perlu mengidentifikasi setiap iklan yang akan Anda pasang.

2. Konten Website Sangatlah Penting Bagi Kemajuan Website Anda

Hal kedua yang harus Anda ketahui ialah konten apa yang akan Anda isikan pada website Anda. Tidak masalah jika Anda menjual produk fisik, jasa, atau kekayaan intelektual, yang terpenting konten yang Anda berikan harus berkualitas dan membantu bisnis Anda untuk berkembang. Kuncinya adalah bagaimana Anda dapat mengidentifikasi jenis konten yang layak.

Dalam semua kemungkinan, strategi Anda nantinya akan bersinggungan dengan tiga jenis konten. Mereka dikenal sebagai konten pain, owned, dan earned. Seperti namanya, konten berbayar ini mengacu pada konten yang telah Anda bayar. Umumnya, konten ini datang dalam bentuk iklan sosial media, konten yang disponsori, iklan asli, dan iklan display. Jika Anda ingin sukses maka Anda harus memastikan website Anda mengandung dari ketiga konten tersebut.

3. Sosial Media merupakan Bahan Bakar Mesin Bisnis Anda

Ketika Anda berpikir tentang bisnis online, maka Anda tidak akan lepas dengan yang namanya sosial media. Dalam bisnis e-commerce saat ini, sosial media bagaikan bahan bakar untuk mesin bisnis Anda, jadi sangat penting. Meskipun Anda memiliki website, produk, dan konten, suatu saat Anda akan mengalami kesulitan apabia Anda tidak memanfaatkan media sosial

Penjualan online sebagian besar didorong dari mulut ke mulut, dan tempat berkumpulnya mulut-mulut ini yang paling efektif ialah di sosial media. Anda tidak boleh menyepelekan keberadaan sosial media, yang sebelumnya sosial media hanya Anda gunakan untuk saling sapa saja, kini Anda harus mulai jeli dalam membangun jaringan di sana.

4. Anda tidak Boleh Mengabaikan KPI

Salah satu masalah pertama pemilik bisnis online baru ialah ketidakmampuan mereka dalam memahami bagaimana situs web bekerja dan juga tidak adanya acuan untuk setiap kinerja yang diberikan kepada pegawainya. Jika Anda ingin menghindari masalah ini, perlu ada rencana strategis secara matang. Kebanyakan kasus selalu berbenturan dengan Key Performance Indicator (KPI). Banyak dari mereka yang mengabaikan KPI, dan akhirnya mendapat masalah yang serius di kemudian hari.

KPI ini sendiri sebenarnya merupakan indikator kinerja utama yang menjadi standar ukuran sebuah organisasi atau perusahaan dalam melihat pencapaian hasil dan tujuan.
“Indikator kinerja hanyalah diukur dari pengukuran kinerja relatif dalam beberapa bulan untuk mencapai tujuan yang mereka pasang diawal,” tulis Mark Hayes dari Shopify. Oleh karena itu hal ini sangat tergantung pada tujuan spesifik yang Anda tetapkan diawal. Bagi Anda yang belum paham dengan KPI, berikut contoh KPI yang diterapkan di perusahaan perbankan.

  • Customer Service – Waktu Tunggu Nasabah sebelum dipanggil
  • Kasir – Waktu Pelayanan Nasabah saat di hadapan Kasir
  • Tenaga Pemasaran – Jumlah Pengajuan Aplikasi Kredit setiap bulan
  • Supervisor Administrasi – Jumlah Aktual Pemakaian Biaya Operasional
  • Kepala Cabang – Jumlah Pendapatan setiap bulan

Sebenarnya KPI ini sendiri hampir sama seperti job deskripsi yang harus dicapai pegawai saat melakukan pekerjaan, sejenis acuan kerja.

data-ad-format="link">