Ciri-ciri Bisnis MLM yang baik dan sehat
Ciri-ciri Bisnis MLM yang baik dan sehat (Ilustrasi/pixabay)

4 Ciri-ciri Bisnis MLM Yang Baik dan Sehat

200 views

Belakangan ini banyak sekali bermunculan perusahaan-perusahaan baru yang bergerak di bidang multi level marketing (MLM), yang menjual sebuah produk andalannya mulai dari ou tea, mylea, moment, my azaria, oriflame, tupperware, pulsa dan sebagainya. Bahkan, perusahaan MLM tersebut berani memberikan bonus besar padahal kita sendiri belum mengetahui secara pasti tentang produknya itu berhasil atau tidak. Dengan iming-iming bonus besar, hampir sebagian masyarakat Indonesia pun membeli produk tersebut dan kemudian bergabung dalam sistemnya tanpa pikir panjang terlebih dulu. Hebatnya lagi di dalam bisnis MLM ini semua kalangan masyarakat pun dirangkulnya mulai dari mahasiswa, karyawan hingga ibu rumah tangga ikut untuk dijadikan downlinenya.

Tapi semakin maraknya bisnis MLM ini semakin marak juga trik penipuan melalui bisnis online. Karena ada beberapa perusahaan MLM yang hanya memanfaatkan permainan uangnya saja dimana produk yang dipasarkan hanya dijadikan sebagai alat, agar orang tertarik. Apalagi, dengan teknologi yang semakin canggih pun beberapa bisnis online yang mengharuskan untuk mentransfer uang terlebih dulu kepada uplinenya, setelah itu downlinenya harus merekrut kembali orang dengan cara yang sama tanpa mendapatkan apa-apa.

Mungkin ketika sudah merekrut satu orang untuk menjadi downline, bonus uang langsung kita dapatkan dengan ditransfer. Awalnya, bisnis ini memang tidak bohong karena bonusnya benar-benar ada setelah kita berhasil mengajak satu atau dua orang, tapi lama kelamaan setelah upline yang pertama kali sudah mendapatkan banyak downline, pemberian bonusnya tidak dikeluarkan dengan alasan harus mencari lima orang baru keluar bonusnya. Jadi, bagi anda yang mudah tergiur dengan bisnis semacam ini jangan langsung ikut, setidaknya cermati dulu sistem bisnisnya seperti apa, jangan terlalu mudah tergiur dengan bisnis yang berpenghasilan jutaan rupiah tanpa sistem yang jelas. Karena sejatinya tidak ada yang namanya bisnis langsung mendulang kesuksesan begitu saja tanpa melalui proses panjang dan jelas. Bahkan, bisnis semacam ini pun cepat sekali menghilang dan tidak bertahan lama atau lama boomingnya sekitar setahun saja.

Tidak ada salahnya bagi kita untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri sebuah bisnis MLM itu merupakan bisnis yang baik dan sehat, agar kita tidak salah melangkah namun bila yang sudah terjun pun juga tidak tertipu. Diambil dari berbagai sumber, berikut adalah ciri-ciri dari bisnis MLM yang baik dan sehat :

4 Ciri-ciri dari bisnis MLM yang baik dan sehat

Ciri-ciri Bisnis MLM yang baik dan sehat
Ciri-ciri Bisnis MLM yang baik dan sehat (Ilustrasi/pixabay)
  1. Harus Memiliki Badan Hukum atau Izin yang Jelas

Karena di dalam mendirikan sebuah perusahaan tentunya harus memiliki ijin usaha (SIUP) untuk membuktikan kebenaran apakah perusahaan itu ada atau hanya bodong. Apalagi, seperti perusahaan MLM yang besar itu sangat perlu untuk memiliki badan hukum dan bahkan dianjurkan harus ada kantor sendiri, SIUP dan NPWP. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya bisnis bodong dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap MLM, karena bisnis tersebut harus mempertanggungjawabkan kepada semua pelanggan maupun downline yang ikut bergabung.

  1. Produk yang Dijual Harus Jelas

Produk atau Jasa yang dijualnya tentuya memiliki kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan. Namun hal ini juga perlu diperhatikan bahwa produk yang dijual tersebut memang benar-benar sesuatu yang dibutuhkan oleh banyak orang. Sehingga, orang yang ingin bergabung tidak salah pilih dan juga manfaat dari produk yang dibelinya juga ada khasiatnya.

  1. Memiliki Support Sistem yang Bagus

Semua member MLM, baik itu member baru maupun lama pastinya membutuhkan support agar dapat menjalankan bisnis tersebut dengan optimal. Perusahaan MLM yang bagus pasti memiliki support sistem yang baik yang memudahkan para member dalam mengoptimalkan kegiatan marketing mereka. Support ini bisa secara offline ataupun online, dan mudah untuk diakses oleh member.

  1. Upline Mau Membantu Downline untuk Berkembang

Di dalam bisnis ini, bila ingin mengajak orang untuk dijadikan downlinenya tentunya upline perlu mengadakan perkumpulan atau pelatihan di kantor, untuk menjelaskan produk yang dijual dan memberikan sistem yang jelas. Atau bisa juga upline harus mempraktekkan terlebih dulu agar orang yang datang bisa tertarik dan langsung ikut bergabung dalam bisnis tersebut. Maksimal diadakan pelatihan dua kali dalam seminggu. Itu dilakukan agar downline yang bergabung bisa terjun ke lapangan untuk memasarkan produk kepada pelanggan setelah diberikan informasi atau pelatihan penting dari uplinenya.

Demikianlah 4 Ciri-ciri dari bisnis MLM yang baik dan sehat, semoga bermanfaat.

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- Ciri ciri netwoks yg bertahan lama - ciri ciri sebagai downline - ciri mlm yang baij - ciri-ciri bisnis mlm - mlm sehat