Strategi Menarik Perhatian Konsumen Ideal dan Membuatnya Kembali
Strategi Menarik Perhatian Konsumen Ideal dan Membuatnya Kembali (Ilustrasi/pixabay)

10 Strategi Menarik Perhatian Konsumen Ideal dan Membuatnya Kembali

239 views

Beberapa perusahaan telah berlomba untuk menarik perhatian konsumen sebanyak mungkin. Apakah perusahaan Anda termasuk ke dalam salah satu perusahaan yang menginginkan menarik perhatian semua orang di bumi ini. Anda pasti berpikir bahwa produk yang dikeluarkan oleh perusahaan Anda termasuk unggul, sehingga muncul ide untuk menarik semua perhatian konsumen. Pernahkah terpikir di benak Anda, sebenarnya yang Anda inginkan ialah menarik perhatian dari konsumen yang tepat. Apa jadinya jika Anda juga menarik perhatian dari konsumen yang tidak tepat. Sudah pasti akan ada waktu yang terbuang. Ingatlah bahwa waktu sangat berharga. Jika Anda ingin mengetahui cara untuk menjauhkan konsumen yang tidak tepat dari perusahaan Anda dapat dilihat berikut.

  1. Ceritakan Hal Sebenarnya

Kita semua sudah mengetahui bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Begitu juga dengan perusahaan Anda. Pasti semua perusahaan juga memiliki kelemahan. Menurut Anda apakah kelemahan itu merupakan sesuatu yang memalukan, walaupun Anda telah berusaha sekuat tenaga untuk mengatasinya. Jawabannya ialah tidak. Menceritakan kenyataan ringan seperti kelemahan atau masalah yang pernah dihadapi perusahaan Anda, bisa menjadi daya tarik tersendiri. Kejujuran dan realita merupakan sesuatu yang dapat menyentuh hati pelanggan. Ceritakan mengenai perjuangan karyawan untuk menyelesaikan masalah yang ada demi memproduksi barang berkualitas untuk para pelanggan.

Strategi Menarik Perhatian Konsumen Ideal dan Membuatnya Kembali
Strategi Menarik Perhatian Konsumen Ideal dan Membuatnya Kembali (Ilustrasi/pixabay)

2. Identifikasi Konsumen Berdasarkan Kriteria

Identifikasi konsumen yang tepat dapat mempermudah mendapatkan pemecahan dan penarikan perhatian konsumen pada website perusahaan Anda. Jika ada konsumen yang bertanya melalui website dan Anda tidak mengetahui jawabannya, Anda hanya perlu untuk melakukan penyelidikan mengenai bagaimana karakter mereka. Ini akan memudahkan untuk mengetahui apa yang mereka inginkan dan butuhkan.

3. Kembangkan Konten Berharga

Website merupakan muka dari perusahaan. Buat agar website semenarik mungkin sehingga mampu menarik perhatian para konsumen. Usahakan agar di dalam website tersebut terdapat informasi yang dapat digunakan konsumen. Informasi yang terus diupdate dan berguna akan menarik perhatian konsumen untuk kembali mengunjungi website tersebut. Berdasarkan berbagai penelitian diperoleh bahwa hanya akan ada 5% ke bawah konsumen yang kembali untuk mengunjungi website Anda semenjak pertama kali perilisan website. Anda juga harus mempelajari bagaimana cara agar konsumen ingin untuk kembali mengunjungi website. Kunci yang paling penting, Anda harus mempelajari psikologi para konsumen.

4. Mengadakan Kontes Besar

Anda bisa saja membuat sebuah kontes besar untuk menarik perhatian banyak orang. Berikan kesempatan kepada para kontestan untuk menjadi pemenang dengan cara melakukan share sebanyak mungkin dengan berbagai media sosial. Bagi pemenang kontes tersebut, Anda bisa saja memberikan pelayanan berupa produk Anda yang berkualitas maupun hadiah–hadiah lainnya yang bermanfaat. Setelah pemberian hadiah, sebaiknya Anda tetap melakukan kontak terhadap pemenang dan memberikan mereka diskon layanan eksklusif. Berikan sesi dimana para kontestan dapat memberikan kesan dan pesan mengenai produk Anda.

5. Mengetahui Bisnis Anda Mendetail

Memahami industri dan ilmu pengetahuan mengenai produk dari bisnis yang Anda jalankan sangatlah penting. Bagi seorang pebisnis, ilmu pengetahuan merupakan kekuatan. Saat Anda memahami kelemahan dan kekuatan branding, maka Anda akan dapat menarik perhatian konsumen. Orang yang tertarik dengan produk Anda akan semakin tertarik dan terkagum dengan pengetahuan yang Anda memiliki. Saat konsumen sudah tertarik dengan produk Anda, buat agar mereka selalu percaya dengan produk yang Anda jual. Jaga kualitas produk Anda.

6. Pengetesan Branding di Konsumen dan Pegawai

Pengetesan terhadap suatu produk sangat penting untuk menjaga kualitas dan kekuatan branding perusahaan. Pengetesan terhadap suatu produk dapat dimulai dengan meminta pendapat dari para karyawan dan berikan tester kepada beberapa konsumen. Catat dari bahasa tubuh yang mereka keluarkan. Anda juga perlu untuk berintrospeksi apakah branding Anda sudah sesuai dengan kualitas produk Anda. Kesesuaian yang dimaksud ialah saat branding yang Anda buat ditujukan untuk kalangan menengah ke atas, Anda harus menjaga kualitas bahan baku dan juga proses pembuatan. Penggunaan bahan baku dan proses pembuatan yang berkualitas tentu saja akan menghasilkan kualitas produk yang baik. Ingat, masyarakat kelas menengah ke atas sangat mengutamakan kualitas dan juga brand.

7. Jaga Hubungan dengan Konsumen Ideal

Menjaga hubungan antara penjual dengan konsumen itu penting. Menjaga hubungan terhadap konsumen tidak hanya sekedar mengetahui perbedaan antara menjual dan pemasaran, tetapi mengetahui calon konsumen dan menjaga konsumen yang sudah ada. Pemasaran merupakan cara mendapatkan konsumen yang sedang bermasalah dan produk Anda merupakan solusi untuk mereka. Sedangkan penjual menawarkan produk yang khusus dan menawarkan produk tersebut secara mendetail untuk suatu permasalahan tertentu. Kedua kunci tersebut penting agar bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar. Perlu disadari, terkadang masalah yang sering dialami oleh pebisnis ialah malas untuk memperkenalkan potensi produk Anda ke calon konsumen. Suka atau tidak suka, Anda harus melakukannya. Anda harus secara konsisten berkomunikasi dengan konsumen. Siapa tahu saat itu merupakan saat dimana konsumen sangat membutuhkan produk Anda dan memiliki daya beli terhadap produk Anda. Ingat kesempatan dapat datang kapan saja.

8. Pasar Tradisional

Pasar tradisional yang dimaksud di sini ialah pasar yang memungkinkan pertemuan antara pembeli dan penjual secara langsung. Tidak dapat dipungkiri bahwa pertemuan secara langsung dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk membangun hubungan antara pembeli dan penjual. Menjual dengan cara tradisional juga membantu membangun relasi dengan orang lokal. Membangun relasi dengan orang lokal sudah pasti akan banyak membantu bisnis Anda untuk berkembang.

Strategi Menarik Perhatian Konsumen Ideal dan Membuatnya Kembali selanjutnya bisa Anda baca pada halaman berikutnya

data-ad-format="link">

Artikel ini masuk dalam bahasan:

- cara meminta perhatian pedagang - strategi perusahaan agar menarik hati konsumen - yang dapat menarik perhatian konsumen adalah

Novia Nur FS
Kontributor Info Ide Bisnis Yogyakarta